Rabu 13 Mei 2020, 10:15 WIB

Akibat Covid-19, Angka Kematian Anak di Dunia Bisa Meledak

Basuki Eka Purnama | Internasional
Akibat Covid-19, Angka Kematian Anak di Dunia Bisa Meledak

ANTARA/Basri Marzuki
Seorang bayi menangis ketika disuntik dengan vaksin polio di salah satu Posyandu di Palu, Sulawesi Tengah.

 

KEMATIAN akibat penyakit yang bisa dicegah pada anak berusia di bawah lima tahun bisa meningkat hingga hampir 45% selama enam bulan ke depan setelah pandemi covid-19 mengalihkan sumber daya kesehatan di negara berkembang. Hal itu diungkapkan dalam sebuah laporan PBB, Selasa (12/5).

Negara miskin di Afrika, Asia, dan Amerika Latih bisa melihat 1,2 juta kematian anak pada periode itu ungkap penelitian yang diterbitkan oleh The Lancet Global Health.

Sekitar 56.799 kematian ibu juga bisa terjadi di enam bulan tersebut, di luar 144 ribu kematian yang telah terjadi di 118 negara yang sama, atau naik sebanyak 40%.

Baca juga: Covid-19 Telah Tiba di Brasil pada Awal Februari

Kesimpulan itu didapat menggunakan sebuah model komputer yang menghitung dampak dari pengurangan dana untuk perencanaan keluarga, perawatan antenatal dan postnatal, melahirkan, vaksinasi, pencegahan, serta pengobatan penyakit.

"Berdasarkan skenario terburuk, angka kematian anak di bawah lima tahun di dunia busa meningkat untuk pertama kali dalam beberapa dekade terakhir," ujar Direktur Eksekutif UNCCEF Henrietta Fore.

"Kita tidak boleh membiarkan ibu dan anak menjadi korban dari perang melawan covid-19. Kita juga tidak boleh membiarkan perkembangan selama puluhan tahun menekan angka kematian ibu dan anak hilang begitu saja," imbuhnya.

Penambahan terbanyak kematian anak terjadi akibat kurang gizi dan pemangkasan pengobatan sepsis neonatal dan penumonia.

Penelitian itu menemukan 10 negara yang terancam mengalami peningkatan kematian anak adalah Bangladesh, Brasil, Republik Demokrasi Kongo, Ethiopia, India, Indonesia, Nigeria, Pakistan, Uganda, dan Tanzania.

UNICEF mengaku sangat khawatir dengan efek lanjutan dari pandemi covid-19. Salah satunya adalah puluhan ribu anak tidak mendapatkan vaksinasi campak dan sekitar 370 ribu anak yang biasanya mengandalkan makanan dari sekolah tidak lagi mendapatkannya. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

MI/cahya

Tegang dengan Jepang, Korsel Gelar Latihan Pertahanan di Dokdo

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 05 Juni 2020, 22:19 WIB
Korsel melakukan latihan militer tahunan di dan sekitar pulaunya yang paling timur, Dokdo, awal pekan ini. Aksi ini datang di tengah...
AFP/Manjunath Kiran

Pekan Depan, India Buka Lagi Mal dan Perkantoran

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 05 Juni 2020, 18:26 WIB
Kementerian Kesehatan India  telah meminta semua instansi untuk memastikan sanitizer ditempatkan di pintu masuk dan mematuhi aturan...
AFP/Narinder Nanu

Kasus Covid-19 di India Melonjak, 273 Kematian dalam Sehari

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 05 Juni 2020, 18:25 WIB
Saat pemerintah bersiap melonggarkan kebijakan lockdown, India mencatatkan penambahan 9.851 kasus baru covid-19 dalam 24...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya