Rabu 13 Mei 2020, 10:00 WIB

Dibuka Kembali, Machu Picchu Gratis untuk Warga Lokal

Basuki Eka Purnama | Internasional
Dibuka Kembali, Machu Picchu Gratis untuk Warga Lokal

AFP/ Cris BOURONCLE
Kompleks Machu PIcchu di Peru.

 

PERU menggratiskan biaya masuk ke Machu Picchu dan lokasi arkeologi lainnya bagi warga lokal dalam upaya membangkitkan industri pariwisata mereka. Hal itu diungkapkan pemerintah Peru, Selasa (12/5).

Kementerian Pariwisata dan Perdagangan Peru mengatakan keputusan itu diharapkan akan mendorong sektor pariwisata yang diperkirakan akan kehilangan US$4 miliar pada tahun ini akibat pandemi covid-19.

"Untuk membangkitkan aktivitas pariwisata, yang terpengaruh oleh covid-19, kita harus beradaptasi pada bentuk pariwisata baru," ujar kementerian itu.

Baca juga: Covid-19 Telah Tiba di Brasil pada Awal Februari

Biaya masuk di 55 situs arkeologi, termasuk 22 cagar alam dan taman nasional di kawasan Amazon, akan digratiskan bagi ASN, anak-anak, dan pensiunan antara Juli hingga Desember.

Pemerintah Peru berencana melonggarkan aturan lockdown pada 24 Mei mendatang.

Lebih dari 1,5 juta wisatawan, mayoritas mancanegara, mengunjungi Machu Picchu pada tahun lalu, menurut data pemerintah Peru.

Warga Peru, sebelumnya, harus membayar biaya masuk sebesar US$30 untuk masuk situs arkeologi itu, setengah dari yang harus dibayarkan wisatawan asing.

Pemerintah Peru telah mengalokasikan dana sebesar US$5,8 juta untuk meningkatkan keamanan kesehatan bagi para pengunjung Machu Picchu serta US$2,9 juta untuk taman nasional di negara itu.

Peru mencatatkan lebih dari 2 ribu kematian akibat covid-19 dan hampir 70 ribu kasus virus korona. Kasus covid-19 pertama kali terdeteksi di negara itu pada 6 Maret. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Korsel Batasi Jumlah Siswa Sekolah

👤MI 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 03:10 WIB
KOREA Selatan kemarin membatasi jumlah siswa yang bersekolah di sekitar ibu kota Seoul menyusul munculnya kembali kasus...
AFP

Barat Kecam UU Keamanan Hong Kong

👤MI 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:55 WIB
AMERIKA Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada kemarin mengecam Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong yang baru...
AFP

Media Sosial Jadi Sasaran Presiden Trump

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:35 WIB
PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya menandatangani perintah eksekutif yang bertujuan untuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya