Rabu 13 Mei 2020, 06:45 WIB

Arta Graha Peduli Berbagi Sembako

MI | Humaniora
Arta Graha Peduli Berbagi Sembako

MI/ SUSANTO
AGP SALURKAN RIBUAN SEMBAKO GRATIS

 

ARTHA Graha Peduli (AGP) kembali menyalurkan bantuannya melalui aksi bakti sosial yang rutin digelar tiap Ramadan di tengah pandemi virus korona baru (covid-19). "Sejak terungkap ada pasien korona di Indonesia pada Maret, kami sempat terpikir apakah aksi bakti sosial AGP yang rutin digelar setiap Ramadan bisa dilaksanakan kali ini," jelas Senior AGP Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri saat acara Kick off Corporate Social Security Responsibility (CSSR) AGP di Jakarta, kemarin.

Kiki menjelaskan, justru pendiri AGP Tomy Winata meminta bakti sosial harus tetap dilaksanakan dan covid-19 tidak boleh menghambat AGP melaksanakan solidaritas sosial. Itu karena banyak warga yang mengalami kesulitan ekonomi dan memerlukan bantuan. Awal Ramadan, AGP membuka dapur umum di Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada 1-10 Mei 2020. Setiap hari, warga dan AGP memasak 200 porsi makanan yang kemudian diantar relawan AGP ke rumah warga masing-masing.

AGP juga memberikan bantuan peralatan untuk Dapur Umum Kasih Bhayangkari di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sebelum Ramadan, AGP telah membuka rumah sakit lapangan di Jalan Pasir Putih Raya No 40 Ancol, Jakarta, yang memiliki fasilitas penanganan covid-19. Hingga Senin (11/5), lebih dari 9.000 warga telah melakukan rapid test di rumah sakit lapangan AGP. AGP juga menggelar rapid test di sekitar lokasi unit usaha AG Group di berbagai daerah.

Pemberian sembako juga rutin dilakukan AGP bersama Bank Artha Graha Internasional (BAGI) melalui program beras Jumat. "Untuk paket sembako dan bantuan lainnya yang diberikan AGP didukung sejumlah pengusaha, contohnya Sinar Mas, Indofood, Wings Group, serta pengusaha yang tergabung di dalam AG Group, AG Network. (RO/H-3)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Sepekan PSBB, Pergerakan Orang Mulai Meningkat

👤Astri Novaria 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:51 WIB
Pengamat Bidang Ekonomi The Indonesian Institute M. Rifki Fadilah mengatakan sepekan setelah PSBB Transisi di Jakarta terjadi peningkatan...
MI/Indrastuti

Ini Kata Pakar Tentang Impostor Syndrome

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:25 WIB
Impostor syndrome merupakan kondisi di mana seseorang tidak mampu menerima dan menginternalisasi keberhasilan yang...
ANTARA/NOVA WAHYUDI

Sehatkan BPJS Kesehatan dengan Farmakoekonomi

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:10 WIB
Dalam farmakoekonomi, evaluasi ekonomi diterapkan untuk memberikan pelayanan maksimal namun dengan pengeluaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya