Rabu 13 Mei 2020, 05:33 WIB

Perusahaan Sawit Giatkan Ketahanan Pangan Hadapi Krisis Covid-19

mediaindonesia.com | Nusantara
 Perusahaan Sawit Giatkan Ketahanan Pangan Hadapi Krisis Covid-19

MI/ADAM DWI
Perkebunan sawit di Kalimantan Tengah

 

PANDEMI covid-19 juga berimbas pada ketahanan pangan.Berbagai sektor kini bergerak untuk semakin meningkatkan ketahanan pangan, termasuk perusahaan sawit. 

"Kami mendukung program tersebut dengan memberikan bantuan bibit tanaman pangan kepada masyarakat," kata Dwi Dharmawan, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) cabang Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5).

Pemberian bibit tanaman sayuran dan buah-buahan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Menurutnya ketahanan pangan ini sudah menjadi kegiatan perusahaan jauh sebelum pandemi covid-19 masuk ke Indonesia. Di tengah wabah, bantuan seperti ini terasa makin signifikan untuk mengantisipasi dampak covid-19, apalagi jika pandemi global ini berlangsung lebih lama dari waktu yang telah diperkirakan.  

Di samping mendukung ketahanan pangan, perusahaan kelapa sawit juga bekerja sama dengan gugus tugas percepatan penangangan Covid-19 dan pemerintah daerah. Misalnya, dalam bentuk kerja sama dan pemberian bantuan, baik berupa bahan makanan maupun alat pelindung diri (APD). 

Pada kesempatan itu, Dwi juga mengklarifikasi kabar tidak benar yang sempat beredar bahwa ada dua perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Tengah yang terdampak Covid-19 dan berhenti beroperasi. 

"Tidak ada. Sampai saat ini, tidak ada perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah yang tutup. Semua berjalan normal seperti biasa," tegas Dwi Dharmawan. 

Produksi dan distribusi juga tidak terganggu. Diakui, memang terjadi sedikit penurunan produksi Crude Palm Oil (CPO). Tetapi hal itu terjadi semata-mata karena faktor cuaca bukan karena pengaruh covid-19.

Kendati demikian, antisipasi dan upaya pencegahan dampak Covid-19 juga diterapkan secara ketat. Protokol operasional yang telah disusun GAPKI Pusat sudah disosialisasikan ke anggota-anggota dan diterapkan dengan disiplin penuh. Di Kalteng ada 170 perusahaan perkebunan kelapa sawit, dan 105 diantaranya tergabung dalam GAPKI Kalteng.

baca juga:Selain Tiket Mahal, Banyak Syarat Naik Kereta Api Luar Biasa

"Kami juga menghimbau kepada seluruh Anggota GAPKI Kalteng agar memperketat protokol pencegahan covid-19,” tegasnya. 

Protokol yang dimaksud, misalnya pengecekan kesehatan, pembatasan mobilitas, penyediaan tempat cuci tangan, penyediaan posko, dan anjuran tidak mudik.(OL-3)

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Polres Klaten Giatkan Kampung Siaga Antisipasi Covid-19

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 03 Juni 2020, 18:16 WIB
Kampung siaga Covid-19 di daerah ini sebagai persiapan wilayah hukum Polres Klaten memasuki new...
MI/Heri Susetyo

Ogah Dirapid Test Pedagang Pasar Taman Dijemput Aparat

👤Heri Susetyo 🕔Rabu 03 Juni 2020, 18:00 WIB
SEJUMLAH pedagang di Pasar Taman Kabupaten Sidoarjo membandel tidak mau dirapid test dijemput aparat...
Istimewa

Petani Empat Lawang Maksimalkan Alsintan Hadapi Musim Tanam II

👤Antara 🕔Rabu 03 Juni 2020, 17:42 WIB
PETANI di Kabupaten Empat Lawang bersiap menghadapi musim tanam kedua tahun ini dan akan memanfaatkan alat mesin pertanian...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya