Rabu 13 Mei 2020, 01:40 WIB

Putin Longgarkan Pembatasan saat Covid-19 Meningkat

Putin Longgarkan Pembatasan saat Covid-19 Meningkat

AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin

 

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin, Senin (11/5) mengatakan aturan untuk tinggal di rumah bagi sebagian besar pekerja di Rusia akan dilonggarkan minggu ini bahkan ketika negara itu mencatat rekor peningkatan infeksi baru virus korona.

Putin mengumumkan bahwa periode tidak bekerja di negara tersebut untuk memperlambat pandemi akan berakhir hari ini. Pada akhir Maret, Kremlin memperkenalkan langkah-langkah yang mengatakan bahwa warga Rusia yang tidak bekerja di pekerjaan penting harus tinggal di rumah, tetapi masih menerima gaji mereka sebagai bagian dari upaya untuk memperlambat penyebaran virus.

Langkah tersebut membawa ketidakpastian bagi perekonomian yang sudah bergulat dengan harga minyak yang rendah, dengan pemilik bisnis yang berjuang untuk membayar gaji penuh kepada karyawan sambil menutup usaha mereka.

“Mulai besok, 12 Mei, periode hari-hari tidak bekerja akan berakhir untuk semua sektor ekonomi,” kata Putin dalam pertemuan dengan para pejabat yang bertanggung jawab atas penanganan virus di negara itu, seperti dikutip dari Malay Mail, kemarin.

Pengumuman presiden yang disiarkan televisi pemerintah itu muncul setelah Rusia mencatat rekor jumlah kasus harian dengan lebih dari 11.000 orang dinyatakan positif selama 24 jam terakhir. Para pejabat mengatakan kenaikan angka harian itu sebagian karena pengujian yang agresif, bahkan dari mereka tidak menunjukkan gejala.

Pemerintah mengatakan telah melakukan lebih dari 5,6 juta pengujian. Putin pun berjanji untuk menggandakan kapasitas pengujian harian menjadi 300.000 pada pertengahan Mei. Pejabat kesehatan mengatakan Rusia memiliki total 221.344 infeksi virus korona, dengan sekitar setengah dari total kasus itu ada di ibu kota.

Adapun tingkat kematian yang dilaporkan Rusia jauh lebih rendah daripada di negara-negara Eropa lainnya yang dilanda pandemi, dengan 94 kematian baru sehingga total menjadi 2.009 kematian akibat virus korona per kemarin. (Malay Mail/Nur/I-1)

Baca Juga

AFP

Redam Korona, Ratusan Penerbangan di Shanghai Dibatalkan

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 24 November 2020, 23:40 WIB
Pejabat kesehatan telah menguji ribuan staf di Bandara Internasional Pudong sejak sejumlah kecil kasus covid-19 di kota itu dikaitkan...
AFP/Maya Alleruzzo dan Bandar Al-Jalaoud

Pejabat Saudi dan Israel Akui Netanyahu Temui Muhammad bin Salman

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 23:38 WIB
Salah satu sumber mengatakan lebih rinci bahwa pertemuan yang berlangsung beberapa jam itu berfokus pada Iran dan pembentukan hubungan...
AFP

Saham-Saham Wall Street Menguat Terutama Sektor Energi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 23:11 WIB
Sektor energi menanjak 3,5 persen pada perdagangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya