Selasa 12 Mei 2020, 18:15 WIB

Penting, Menjaga Kesehatan Kulit selama Pandemi Covid 19

Eni Kartinah | Humaniora
Penting, Menjaga Kesehatan Kulit selama Pandemi Covid 19

ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
Calon penumpang KRL Commuter Line mencuci tangan dengan sabun pada wastafel portabel di Stasiun Bogor, Jawa Barat.

 

ANJURAN mencuci tangan dan pemakaian handsanitizer terus digaungkan sejak covid-19 mewabah. Langkah itu diperlukan untuk mencegah penularan penyakit tersebut. Namun, terlalu sering mencuci tangan dan memakai hand sanitizer sebenarnya juga bisa memunculkan masalah kulit kering pada tangan.

Dokter spesialis kulit - dermatologi kosmetik dr Lilik Norawati SpKK mengatakan, kulit kering tidak boleh diabaikan. Sebab, kulit kering bisa membuat kita lebih rentan terhadap bakteri atau infeksi.

Baca juga: Dampak Covid-19 Meluas, Nasib Pekerja Harus Diperhatikan

“Karena kurangnya kelembapan, kulit tangan akan mudah pecah-pecah, menciptakan jalan masuk bagi mikro organisme seperti bakteri, virus, jamur yang selanjutnya dapat menimbulkan masalah baru pada kulit,” papar dr Lilik pada diskusi daring yang digelar merk pelembap kulit Noroid, Selasa (12/5).

Selain karena terlalu sering cuci tangan dan memakai hand sanitizer, pemakaian masker juga bisa mengganggu kesehatan kulit. Faktor pencetus masalah kulit akibat penggunaan masker antara lain lingkungan yang panas, lembap, dan oklusi akibat tekanan masker dapat menyebabkan kekambuhan atau memperparah jerawat, tekanan pada bagian hidung dapat menyebabkan luka, tali ikat masker dapat menyebabkan dermatitis kontak, dan bahan kain masker yang menempel ketat dapat menyebabkan iritasi.

Dokter Lilik pun menyarankan, setelah mencuci tangan, langsung gunakan pelembap. Artinya, pelembap harus digunakan sepanjang waktu. Begitu pula bagi mereka yang harus menggunakan masker dalam jangka waktu lama dan sering, gunakan pelembap sebelum menggunakan masker untuk melindungi kulit.

Dokter Lilik menyarankan untuk memilih pelembap yang dapat memperbaiki lapisan barrier kulit yang rusak akibat terlalu sering cuci tangan dan memakai hand sanitizer. Contoh pelembap yang dapat memperbaiki barrier kulit adalah pelembap dengan kandungan pseudo-ceramide. “Pseudo-ceramide mempunyai kemampuan untuk memproteksi kulit dan membantu memperbaiki barrier kulit yang rusak.”

Medical Affairs Manager Soho Global Health, dr Melissa Djaja, menambahkan, pelembab dengan kandungan pseudo-ceramide bermanfaat dalam membangun struktur lipid pada lapisan kulit. “Kandungan pseudo-ceramide dan dukungan teknologi multi-lamellar emulsion menjadikannya sama persis seperti struktur 3 dimensi pelindung kulit yang ada pada manusia,” terangnya. (A-1)

Baca Juga

Medcom.id

Pemerintah Terus Berupaya Capai 10 Ribu Tes Spesimen per Hari

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:19 WIB
Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, pada Minggu (31/5), jumlah spesimen yang diperiksa...
MI/BARRY FATHAHILLAH

Kemenkes Sebut Kasus DBD Melandai

👤Atalya Puspa 🕔Senin 01 Juni 2020, 08:57 WIB
Meskipun kini kasus DBD terkendali, Kemenkes tetap mendorong masyarakat agar melakukan pemberantasan sarang...
DOK MI

Pasien Covid-19 di RSD Galang Sebanyak 36 Orang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 01 Juni 2020, 07:55 WIB
Sejak 12 April hingga hari ini ada 135 pasien yang terdaftar di rumah sakit tersebut. Sebanyak 98 orang dinyatakan sembuh Covid-19 atau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya