Senin 29 Februari 2016, 07:26 WIB

Situasi Terkini Kalijodo

Micom | Megapolitan
Situasi Terkini Kalijodo

MI/Panca Syurkani

 

KAWASAN hiburan malam Kalijodo, Jakarta Utara, beberapa jam ke depan akan segera diratakan dengan tanah menyusul langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan tempat itu sebagai kawasan hijau.

Berdasarkan pengamatan sejak pukul 06.00 WIB, ribuan pasukan gabungan terdiri atas Kepolisian, TNI, dan Satpol PP telah melakukan apel pagi di sebelah utara kawasan Kalijodo.

Sebagian anggota kepolisian tetap berjaga di titik-titik masuk ke wilayah yang akan digusur sementara arus lalu lintas dari arah Jalan Bandengan Utara dan Selatan pun telah dialihkan.

Warga hingga media massa pun sudah tidak bisa masuk ke dalam kawasan Kalijodo karena telah dibatasi garis polisi sementara belasan eskavator telah berjajar di depan kafe-kafe di kawasan itu.

Sejumah truk pengangkut dari Dinas Tata Air dan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta sudah bersiap di sisi utara Kalijodo untuk mengangkut puing reruntuhan bangunan.

Di sisi lain, cuaca mendung tidak menyurutkan niat warga setempat untuk menyaksikan proses penggusuran yang akan dimulai pada pukul 07.30 WIB kendati sejumlah polisi melarang warga melintas.

Sebelumnya, pada Minggu (28/2) Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal menyatakan lebih dari 5.000 personel gabungan dari berbagai elemen akan diturunkan selama pelaksanaan penertiban tersebut.

Iqbal menjelaskan bahwa keseluruhan personel tersebut terdiri atas sekira 2.000 personel dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), petugas kebersihan dan Dinas Perhubungan dan Transportasi.

Dari pihak TNI akan dilibatkan 600 personel untuk proses pengamanan penertiban, sedangkan dari kepolisian diperkirakan akan turun sebanyak 3.000 personel.

Iqbal menambahkan, petugas keamanan siap menindak apabila ada oknum yang berniat menghalang-halangi jalannya penertiban Kalijodo.(Ant/X-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More