Selasa 12 Mei 2020, 20:57 WIB

Gubernur Erzaldi Sampaikan SOP Rapid Test di Pusat Keramaian

mediaindonesia.com | Nusantara
Gubernur Erzaldi Sampaikan SOP Rapid Test di Pusat Keramaian

DOK KOMINFO BABEL

 

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman djohan menyampaikan SOP rapid Test massal di pusat keramaian pada rapat bersama Fokopimda Di Mapolda Babel, Selasa (12/5).

Menurut Erzaldi pemprov bersama-sama kabupaten dan kota akan melaksanakan rapid test dengan menggunakan rapid test kapiler dan rapid test vena di pusat keramaian, seperti pasar (difokuskan kepada pedagang), kafe, dan juga tidak menutup kemungkinan kepada tempat ibadah.

Dikatakannya, untuk daerah-daerah yang dianggap merah, pelaksanaan rapid test bisa langsung diadakan dengan rapid vena. Sasaran pada kali ini, akan diberikan kepada para pedagang di pasar besar.


“Ketika rapid test menggunakan kapiler menunjukkan reaktif, akan kita lanjuti dengan rapid test vena, yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan daerah. Kalau dengan rapid test vena masih reaktif juga, maka langsung kita minta di swab dan di isolasi,” kata erzaldi.

Lanjutnya, isolasi dapat dilakukan di kabupaten, atau di provinsi. Rapid test akan diberikan kepada kabupaten/kota dan pelaksanaannya dilakukan secara bersamaan, oleh satgas provinsi, kabupaten/kota.

“Kalau ada yang reaktif langsung diisolasi dan diambil rapid test vena. Kalau barang dagangannya ada di situ, dengan barang yang tidak tahan lama seperti sayur mayur, ikan, dan sebagainya, akan kita siapkan dana untuk membelinya. Jangan sampai nanti dia (pedagang) minta ditunda dulu hingga barang habis, itu tidak bisa. Selama diisolasi, maka bantuan selama 14 hari akan disampaikan kepada keluarganya,” ungkapnya.

Barang dagangan yang dibeli tersebut nantinya akan diberikan kepada yang membutuhkan. Lain halnya kepada barang dagangan yang masa berlakunya masih lama, maka diberikan waktu untuk berkemas-kemas atau menutup warungnya.

Dalam pelaksanaan pemberian rapid test massal tersebut, ia mengingatkan kepada wali kota dan bupati untuk tetap tertib administrasi, agar memudahkan saat pertanggung jawabannya. Berkenaan dengan rapid test yang akan diambil, bisa berkoordinasi dengan satgas provinsi. 

Rapid test yang reaktif, bukan berarti positif, namun hal ini merupakan langkah awal untuk mengambil langkah selanjutnya, sebelum dilakukan swab. Dengan swab baru akan jelas diagnosa positifnya. Diharapkan masyarakat tidak banyak beraktivitas di luar rumah, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, sehingga wabah ini dapat segera berlalu.

Kapolda Babel Brigjen Anang Syarif Hidayat mengusulkan kepada pemda, kabupaten maupun kota dalam rangka mengatur kepadatan di pasar,

“Saya menyarankan, untuk menjaga physical distancing di tiap lapak diberikan nomor, kemudian mereka diizinkan untuk berdagang pada tanggal yang sesuai di nomer tersebut (ganjil/genap). Pada tanggal ganjil, mereka yang (bernomor) ganjil berdagang. Untuk tanggal 31 diliburkan semuanya,” kata Kapolda.

Cara ini dilakukan untuk mengubah pola yang belum terkendali dengan baik, terkait pelaksanaan ganjil genap di pasar tersebut sudah dikoordinasikan oleh pihak pemprov. Pemberlakuan ini bisa dilanjutkan, sesuai dengan kondisi dan akan dievaluasi ke depannya dengan melihat perkembangan yang terjadi.

Rapat koordinasi dengan para bupati dan wali kota, bersama gubernur Babel, kapolda, Sekda, Danrem dan kepala dinas kesehatan tersebut dilakukan guna memantau sejauh mana masyarakat Babel telah melaksanakan protokol Covid-19.(Kominfo/OL-10)

Baca Juga

MI/Pius Erlangga

Sambut New Normal, Kaltim Wajibkan Fasilitas Umum Higienis

👤Antara 🕔Rabu 03 Juni 2020, 07:31 WIB
Dia berharap tempat-tempat kerja maupun fasilitas pelayanan publik betul-betul dibersihkan secara berkala dengan menggunakan cairan...
DOK NasDem

Legislator NasDem Dukung New Normal Asal Patuh Protokol Kesehatan

👤Martinus Solo 🕔Rabu 03 Juni 2020, 07:14 WIB
Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi NasDem Dapil Papua Barat, Rico Sia menilai kenormalan baru merupakan cara baru menjalani kehidupan...
ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Baru Melahirkan, PDP di Lamandau Kalteng Meninggal Dunia

👤Antara 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:54 WIB
Almarhumah tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah endemi covid-19, namun berdasarkan hasil rontgen memiliki gejala klinis seperti...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya