Selasa 12 Mei 2020, 18:51 WIB

Puan: DPR 150 Kali Rapat, Mayoritas Bahas Pandemik Covid-19

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Puan: DPR 150 Kali Rapat, Mayoritas Bahas Pandemik Covid-19

MI/Susanto
Ketua DPR Puan Maharani (tengah) memimpin sidang Paripurna DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, hari ini.

 

DPR RI menutup masa sidang III Tahun 2019--2020 yang berlangsung sejak 30 Maret 2020. Dalam masa sidang yang bersamaan dengan masa pandemi tersebut, DPR telah melaksanakan sebanyak 150 sidang secara langsung dan virtual.

"Jumlah rapat yang diselenggarakan di seluruh AKD DPR RI pada masa persidengan III ini, berjumlah lebih dari 150 rapat. Sebagian besar fokus pembahasan adalah berkaitan dengan penanggulangan covid-19 dan dampaknya," ujar Ketua DPR, Puan Maharani, dalam rapat paripurna, di gedung DPR, Jakarta, Selasa, (12/5).

Puan mengatakan, dalam pelaksanaan fungsi legislasi, DPR bersama Pemerintah telah melakukan pembahasan beberapa Rancangan Undang-Undang. Di antaranya RUU Cipta Kerja dan RUU Minerba.

Dijelaskan Puan, dalam fungsi anggaran pada masa Persidengan III, dilaksanakan DPR dengan mencermati, mengevaluasi, mendalami, dan ikut mempertajam alokasi anggaran dan program Pemerintah dalam penaggulangan covid-19 dan dampaknya.

Baca juga: DPR Sahkan UU Minerba Baru

Pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN 2020, yang memprioritaskan pada penguatan alokasi anggarann program di bidang kesehatan, perlindungan sosial, dan pemulihan ekonomi.

"DPR memberikan perhatian pada realokasi anggaran dan program di setiap Kementerian/Lembaga agar penyelenggaraan pemerintahan dan negara tetap dapat berlangsung dengan baik dalam melindungi rakyat, memajukan kesejahteraan rakyat, dan dalam menjalankan pelayanan umum pemerintahan," ujar Puan.

Secara khusus DPR juga memberikan perhatian pada alokasi anggaran dan program penanggulangan covid-19 dan dampaknya. Mulai dari peningkatan kesehatan masyarakat, penguatan perlindungan sosial, serta penguatan dan pemulihan ekonomi.

Puan mengatakan, pandemi covid-19 telah berdampak pada seluruh aspek kehidupan rakyat. Baik permasalahan kesehatan, keamanan dan ketertiban, transportasi, pangan, energi, perlindungan sosial, pendidikan, ekonomi, tenaga kerja, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan lain sebagainya.

"Oleh karena itu, dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, pada Masa Persidangan III ini, DPR melalui Alat Kelengkapan Dewan melakukan rapat-rapat bersama dengan pemerintah, juga diarahkan dan fokus pada penanggulangan covid-19 dan dampaknya," ujar Puan.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Reno Esnir

Polisi Pastikan Sudah Antisipasi Ancaman Teror di Kerumunan

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 27 November 2020, 07:32 WIB
Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti maraknya kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa akhir-akhir ini. Fenomena ini...
medcom.id/Amaluddin

Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Ketum MUI

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 27 November 2020, 06:03 WIB
Miftachul Akhyar menggantikan Ma'aruf Amin sebagai Ketum MUI untuk periode...
Ist

KPK Puji Kaltara dalam Upaya Pencegahan Korupsi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 06:00 WIB
Apresiasi untuk masyarakat Kalimantan Utara. Di usianya yang baru 7 tahun lebih, sudah banyak prestasi yang diraih. Ini sebuah prestasi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya