Selasa 12 Mei 2020, 16:45 WIB

Hama Tikus Mengganas Lagi di Kabupaten Malang

Bagus Suryo | Nusantara
Hama Tikus Mengganas Lagi di Kabupaten Malang

MI/Djoko Sarjono
Hama tikus kembali mengganas di lahan sawah dan kebun jagung.

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur, menyalurkan bantuan alat emposan tikus mengingat hama perusak tanaman pertanian itu mulai mengganas di daerah setempat.

"Penerima bantuan 31 kelompok tani di 23 kecamatan," tegas Kepala Seksi Pupuk Pestisida dan Alsintan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pemkab Malang Suwaji, Selasa (12/5).

Suwaji mengungkapkan setiap kelompok tani menerima empat unit alat emposan tikus. Alat itu seharga Rp500 ribu per unit.

Bantuan alat pembasmi tikus diharapkan bisa digunakan untuk mengendalikan hama yang saat ini sudah menyerang tanaman padi dan jagung siap panen. "Sawah-sawah diserang hama tikus turutama padi dan jagung," tuturnya.

Adapun hama tikus itu sudah mengganas hampir di 33 Kecamatan, diantaranya Kromengan dan Turen. Kendati area lahan yang rusak tidak besar, tapi hama tikus bisa menganggu produksi pangan di tengah pandemi covid-19.

"Kami menyarankan kepada petani agar menggunakan alat emposan tikus secara rutin," katanya.

Sejauh ini Pemkab Malang mengamankan produksi pangan di tengah wabah covid-19. Data area tanam padi 2020 mencapai 39.838 hektare (ha). Panen padi selama Maret 10.858 ha, panen jagung 7.626 ha dari total lahan 31.300 ha dan panen kedelai 299 ha dari total lahan 627 ha. Saat ini, petani memulai tanam padi awal kemarau, ada pula yang panen.(OL-13)

Baca Juga: Masih Bisa Cari Uang Pak Uwo Tolak Bansos Pemerintah

Baca Juga

MI/Arnold

Mulai 5 Juni ASN Bali Kerja Kembali Dalam Kenormalan Baru

👤Ruta Suryana/Arnoldus Dhae 🕔Rabu 03 Juni 2020, 19:25 WIB
GUBERNUR Bali Wayan Koster menyampaian kebijakan soal sistem kerja pegawai aparatur sipil negara (ASN) dalam tatanan kenormalan baru. Mulai...
MI/Dwi Apriani

Kemenag Sumsel: Pengembalian Uang Pelunasan Haji Hanya 9 Hari

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 03 Juni 2020, 19:16 WIB
Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama mencatat ada 198.765 jemaah haji reguler yang melunasi Bipih...
MI/Cikwan Suwandi

Jalur Alternatif di Karawang Hindari Penyekatan di Tol Japek

👤Cikwan Suwandi 🕔Rabu 03 Juni 2020, 19:10 WIB
DALAM sepekan terakhir Jalan Badami-Loji dipadati kendaraan umum dan pribadi menuju Bekasi dan Jakarta. Jalur ini menjadi primadona...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya