Selasa 12 Mei 2020, 16:25 WIB

Spanyol Akan Berlakukan Karantina Selama 2 Pekan bagi Pelancong

Nur Aivanni | Internasional
Spanyol Akan Berlakukan Karantina Selama 2 Pekan bagi Pelancong

AFP/ANDER GILLENEA
Orang-orang duduk di teras di kota Basque San Sebastian pada 11 Mei 2020 saat lockdown dilonggarkan

 

Semua pelancong yang datang ke negara Spanyol harus melakukan karantina selama dua minggu mulai 15 Mei. Itu dilakukan dalam upaya untuk menekan penyebaran virus covid-19 setelah dilakukan lockdown yang ketat untuk memperlambat penyebaran wabah covid-19 di Spanyol.

Pelancong nantinya hanya akan diizinkan keluar untuk berbelanja bahan makanan, pergi ke pusat kesehatan dan dalam hal 'situasi yang diperlukan'. Demikian perintah resmi yang diterbitkan pada Selasa (12/5).

Dikutip dari Channel News Asia, karantina diberlakukan untuk semua pelancong yang datang ke Spanyol antara 15 Mei dan setidaknya hingga 24 Mei, ketika status keadaan darurat di Spanyol akan berakhir.

Baca juga: Korsel Kembali Waspada terkait Penyebaran Infeksi dari Klub

Perintah karantina bisa diperpanjang bersama dengan kemungkinan perpanjangan keadaan darurat negara tersebut. Spanyol sejauh ini telah memperpanjang langkah-langkah pembatasannya sebanyak empat kali sejak pertengahan Maret.

Perintah karantina berlaku bagi semua pelancong, termasuk warga negara Spanyol yang kembali ke negara itu. Hanya pengemudi truk, awak pesawat dan kapal, pekerja lintas batas dan staf kesehatan yang masuk ke Spanyol untuk bekerja dibebaskan dari aturan karantina itu.

Spanyol adalah salah satu negara yang paling parah dilanda pandemi covid-19 dengan lebih dari 26.000 kematian tercatat dan lebih dari 220.000 kasus yang didiagnosis. Negara itu telah mulai menghapus pembatasan yang ada secara bertahap dalam 10 hari terakhir. (CNA/OL-14)

Baca Juga

INSTAGRAM/kbridsm

Berbagi Keceriaan Idulfitri untuk WNI di Tanzania

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 14:00 WIB
Duta Besar RI Dar es Salaam Prof. Dr. Ratlan Pardede berharap Idulfitri tahun ini tidak kehilangan makna karena keterbatasan yang ada...
AFP/KARIM JAAFAR

Dianggap Langgar Privasi, Aplikasi Covid-19 Qatar Tuai Kecaman

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Mei 2020, 12:15 WIB
Aplikasi versi Qatar ini juga memaksa pengguna gawai Android untuk mengizinkan akses ke galeri foto dan video serta mengizinkan aplikasi...
AFP/Behrouz MEHRI

Jepang Berencana Cabut Darurat Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Mei 2020, 11:25 WIB
Mayoritas warga menuruti imbauan itu dengan mayoritas jalan di Tokyo menjadi sepi dan angka infeksi covid-19 turun dari 700 per hari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya