Selasa 12 Mei 2020, 15:06 WIB

Kasus Covid-19 Terbanyak, BNPB Nilai Perlu PSBB se-Jawa

Ihfa Firdausya | Humaniora
Kasus Covid-19 Terbanyak, BNPB Nilai Perlu PSBB se-Jawa

Ilustrasi
PSBB

 

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kasus positif covid-19 di Pulau Jawa menyumbang sekitar 70% dari kasus positif covid-19 nasional. Oleh karena itu, BNPB menilai perlu diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) se-Pulau Jawa.

"Ada 70% kasus yang di Pulau Jawa saja, (kasus) meninggalnya 82%, kemudian yang sembuhnya 56%. Kita memang perlu untuk melakukan penerapan PSBB se-Jawa," ungkap Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Harmensyah dalam rapat kerja virtual dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa (12/5).

Harmensyah menyarankan daerah-daerah yang tinggi angka kasus positif covid-19 segera mengajukan PSBB.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Deputi 2 Bidang Penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi mengatakan kenaikan kasus positif akan terjadi di daerah-daerah di Jabodetabek. Pasalnya, pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan menaikkan jumlah tes massal.

"Sebenarnya di daerah ini harapannya memang hasil positif ditargetkan untuk naik. Gugus Tugas pusat sudah berusaha meningkatkan semua kapasitas tes laboratorium dan diharapkan mulai akhir minggu ini sudah bisa naik," ungkapnya.

"Sehingga nanti jangan kaget bahwa minggu depan hasil positif akan cenderung banyak naiknya," katanya.

Dody menyebut peningkatan kapasitas tes covid-19 perlu dibarengi peningkatan jumlah rumah dakit.

Baca juga :Jokowi: Pelaksanaan PSBB Harus Terpadu

"Di Jakarta sendiri sekarang ini 12 rumah sakit sudah mulai terkendali, tidak penuh lagi pasien covid-19nya. Sekarang karena di daerah kemampuan testing ini akan ditingkatkan, kita harus meningkatkan juga kapasitas rumah sakit di daerah," imbuhnya.

Menurutnya, BNPB dan Kementerian PU terus meningkatkan fasilitas-fasilitas untuk rumah sakit darurat.

"Ada yang kita renovasi baru, ada yang menyiapkan RS darurat dari gedung-gedung, hotel, ataupun tempat-tempat yang tidak dipakai," jelasnya

"Kalau masyarakat bisa bersama-sama ikut testing ini mudah-mudahan kurva puncak kita itu di awal bulan Juni," pungkasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

Medcom.id

Pemerintah Terus Berupaya Capai 10 Ribu Tes Spesimen per Hari

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:19 WIB
Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, pada Minggu (31/5), jumlah spesimen yang diperiksa...
MI/BARRY FATHAHILLAH

Kemenkes Sebut Kasus DBD Melandai

👤Atalya Puspa 🕔Senin 01 Juni 2020, 08:57 WIB
Meskipun kini kasus DBD terkendali, Kemenkes tetap mendorong masyarakat agar melakukan pemberantasan sarang...
DOK MI

Pasien Covid-19 di RSD Galang Sebanyak 36 Orang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 01 Juni 2020, 07:55 WIB
Sejak 12 April hingga hari ini ada 135 pasien yang terdaftar di rumah sakit tersebut. Sebanyak 98 orang dinyatakan sembuh Covid-19 atau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya