Selasa 12 Mei 2020, 12:35 WIB

Jelang Lebaran Harga Ayam Potong Melonjak

Akhmad Safuan | Nusantara
Jelang Lebaran Harga Ayam Potong Melonjak

Antara/Arnas Padda
Pedagang ayam potong di Pasar Toddopuli, Makassar melayani pembeli

 

Mendekati lebaran, harga ayam potong melonjak. Sementara harga kebutuhan lainnya stabil dan harga telur ayam ras naik turun.

Dari hasil pemantauan pada Selasa (12/5) di berbagai pasar tradisional di Pantura seperti Pekalongan, Semarang, Kudus, Blora, dan Salatiga memasuki hari ke-18 bukan Ramadan dan mendekati lebaran, harga ayam potong melonjak meskipun ketersediaannya mencukupi.

Harga ayam potong yang sehari sebelumnya berkisar Rp24 ribu-Rp25 ribu per kilogram (kg), sekarang meningkat menjadi Rp35 ribu-Rp36 ribu per kg.

"Harga naik dari peternakan dan distributor. Kami terpaksa juga jual naik," kata Yanti, 37, pedagang ayam ras di Pasar Projo, Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Hal senada juga diungkapkan Wahyono, seorang peternak ayam potong di Limbangan, Kabupaten Kendal. "Kami para peternak yang merupakan binaan perusahaan tidak banyak menaikkan harga ayam potong. Namun, mendekati lebaran ini diberikan tambahan intensif dari hasil panen," kata Wahyono.

Baca juga: Petani Temanggung Barter Sayuran Untuk Dapatkan Beras

Menurut Sigit, 48, peternak ayam potong di Tugu, Demak, jumlah peternak ayam potong di wilayahnya berkurang. "Tapi beberapa hari ini peternak yang panen diberikan tambahan intensif dari perusahaan," ujar Sigit.

Sementara itu harga kebutuhan pokok (sembako) di beberapa daerah di pantura relatif stabil. Misalnya beras kelas medium masih berkisar Rp9.500-Rp11.000/kg, minyak goreng Rp12.000-Rp13.000/kg, dan bawang putih impor Rp26.000-Rp30.000/kg.

Namun, tidak demikian dengan harga gula pasir. Walau stok cukup besar setelah pabrik gula mulai berproduksi dan impor sudah dilakukan, harga gula pasir masih tinggi, Rp17.000/kg. Harga bawang merah juga masih di atas Rp40.000/kg.

Sementara harga telur ayam ras, dalam beberapa hari terakhir mengalami fluktuasi. Bila tiga hari lalu Rp22.000/kg, lalu turun menjadi Rp17.000-Rp18.000/kg, tapi sekarang naik kembali menjadi Rp19.000-20.000/kg.

"Kalau telur bebek relatif stabil, yakni Rp2.000 per butir," kata Sumarni, 45, pedagang telur di Pasar Djohar Semarang.

Menurutnya, kenaikan telur ini diperkirakan karena kebutuhan warga meningkat. "Untuk produksi kue jelang lebaran," tandasnya. (OL-14)

 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Satgas Covid-19 belum Tahu Penyebab Satu Keluarga Meninggal

👤Antara 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:23 WIB
Hasil pemeriksaan swab belum keluar, jadi belum dipastikan meninggalnya suami istri, anak dan janin di Surabaya  akibat...
ANTARA

Pemkot Medan Janjikan Bantuan ke Sekolah Swasta

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:05 WIB
Surat edaran Wali Kota Medan melarang pembebanan biaya pendaftaran maupun biaya pembangunan pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru...
DOK MI

Puncak Pandemi Covid-19 di Kalsel Diperkirakan Juli

👤Denny Susanto 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 04:30 WIB
Hingga Jumat (5/6) jumlah kasus positif virus korona di Kalsel mencapai 1.142...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya