Senin 29 Februari 2016, 08:13 WIB

Jelang Eksekusi Kalijodo Sebagian Warga Bertahan

Nelly Marlianti | Megapolitan
Jelang Eksekusi Kalijodo Sebagian Warga Bertahan

ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

 

RATUSAN pemilik rumah semipermanen di Kalijodo, Jakarta Barat, sejak pagi hingga sore hari, kemarin, terlihat sibuk membongkar bagian rumah yang akan digusur. Yahya, 45, warga RT 003 Kalijodo ialah salah satunya. Ia memanfaatkan hari terakhir yang diberikan Pemda DKI Jakarta untuk mengemasi seluruh harta benda yang ia miliki di wilayah itu, sebelum petugas bekerja membongkar seluruh kawasan itu, hari ini. Ketimbang menunggu petugas yang melakukannya, Yahya memilih membongkar sendiri bangunan rumah yang sudah dibangunnya puluhan tahun lalu. Ia memilih ikut pindah bersama warga Kalijodo lainnya ke Rusun Marunda, Jakarta Utara, Minggu (28/2)sore. Namun, sejumlah warga terlihat masih tetap bertahan di Kalijodo. Padahal, batas waktu bagi warga Kalijodo untuk meninggalkan wilayah yang akan dikembalikan fungsinya sebagai jalur hijau itu sudah berakhir Minggu (28/2). Di rumah-rumah warga itu, sebenarnya telah dipasangi surat pemberitahuan eksekusi sebelum pembongkaran dilakukan Senin (29/2). Namun, warga terus meminta penangguhan pembongkaran.

"Kami tidak mau pindah, kami akan bertahan sampai besok pagi (hari ini)," ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya. Pelaksanaan eksekusi sudah dipersiapkan. Belasan unit alat berat terparkir di kawasan Jalan Bidara Raya, Kalijodo. Puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP terlihat berjaga di lokasi. Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi yang datang ke lokasi menyatakan, hingga tadi malam, pihaknya masih menunggu warga yang nekat bertahan untuk berubah pikiran sebelum pembongkaran dilakukan. Menurut Rustam, sudah 198 warga Kalijodo yang setuju dipindahkan ke Rusun Marunda, Jakarta Utara. Sebanyak 202 warga Jakarta Barat pun bersedia pindah ke Rusun Pulogebang. Jelang penertiban, kebakaran dilaporkan terjadi di Kalijodo. Api terlihat di permukiman warga yang terletak di RT 03/05 tepatnya di belakang gereja sekitar pukul 21.00 WIB tadi malam. Pengendali Operasi Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Mulyanto mengatakan, 17 unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi kebakaran. Mulyanto mengaku belum dapat memastikan penyebab terjadinya kebakaran di permukiman warga tersebut. Padahal, listrik di kawasan tersebut telah diputus oleh pihak PLN sejak tadi malam. (Wib/X-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More