Senin 11 Mei 2020, 22:55 WIB

Ferdian Paleka tidak Ingin di Sel

Ferdian Paleka tidak Ingin di Sel

Antara
Ferdian Paleka bersama dua orang rekannya saat ditetapkan sebagai tersangka kasus 'prank' sembako berisi sampah.

 

TIM Kuasa hukum Ferdian Paleka cs meminta kepada penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung agar kliennya dijadikan tahanan kota dengan tidak ditahan di sel.

Salah seorang Kuasa Hukum Ferdian Paleka cs, Rohman Hidayat mengatakan bahwa permintaan tersebut disampaikan bersamaan dengan pengajuan penangguhan penahanan. Menurutnya permintaan tersebut diajukan karena adanya perundungan di sel tahanan.

"Kita hari ini sudah mengajukan penangguhan dan pengalihan penahanan ke tahanan kota saja. Kan pengertian tahanan kota itu tidak ditahan di rumah tahanan negara," kata Rohman di Bandung, Senin (11/5).

Apabila disetujui, ia memastikan ketiga orang tersangka kasus 'prank' sembako berisi itu, yakni Ferdian, TF, dan A, bakal mendapat pengawasan dari orang tuanya masing-masing. "Pada dasarnya kejadian kemarin (perundungan) kan ternyata di sini juga terjadi, keselamatan tersangka juga ya, untung saja kan kemarin tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," kata dia.

Pada saat pengajuan penangguhan penanganan ke Polrestabes Bandung, dia mengatakan para orang tua juga sempat bertemu ketiga orang tersangka. Menurut Rohman, kondisi para tersangka dalam keadaan yang baik secara psikologis. "Mereka sudah bisa ditemui keluarga dan ngobrol. Lalu mereka sudah berada di sel terpisah dengan pelaku perundungan," kata dia.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam perundungan Ferdian Paleka cs di dalam sel tahanan. "Sudah kita proses untuk anggota polisi, mulai anggota jaga sampai dengan atasannya," kata Ulung.

Atas kejadian tersebut, Ulung menyampaikan pihaknya telah memperketat sel tahanan dengan tidak menerima barang apapun dari luar. Pasalnya sejak adanya Covid-19, kunjungan tahanan tidak diperbolehkan dan diganti dengan diperbolehkannya makanan dari luar masuk ke sel tahanan. "Kita ketatkan dengan tidak menerima makanan dari luar atau dari pengunjung," kata dia. (OL-12)

Baca Juga

INSTAGRAM/KYAI_MARUFAMIN

Wapres: Pemerintah Siapkan Rp22 T untuk Digitalisasi Pemerintahan

👤Antara 🕔Selasa 07 Juli 2020, 22:27 WIB
Pengembangan teknologi digital menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah untuk menunjang perbaikan pelayanan publik, terutama...
Istimewa

Pengamat: Reshuflle, Obat Pahit Terbaik Jokowi Menuju New Normal

👤Muhamad Fauzi 🕔Selasa 07 Juli 2020, 22:20 WIB
PRESIDEN Jokowi membutuhkan menteri Kabinet Indonesia Maju yang punya karakter asli sebagai pekerja keras, cepat, tanggap, responsif, jujur...
MI/Briyan B Hendro

Lebih dari 22 Triliun Disiapkan Pemerintah untuk Digitalisasi

👤Antara 🕔Selasa 07 Juli 2020, 22:14 WIB
Pengembangan teknologi digital menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah untuk menunjang perbaikan pelayanan publik, terutama...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya