Senin 11 Mei 2020, 20:46 WIB

Kementerian PUPR Beli 12.500 Ton Karet Petani

Hilda Julaika | Ekonomi
Kementerian PUPR Beli 12.500 Ton Karet Petani

MI/Dwi Apriani
Pekerja kontraktor dari Kemen PUPR melakukan pengaspalan dengan aspal karet di Sumatera Selatan.

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membeli 12.500 ton karet di sembilan provinsi yang terdampak pandemi covid-19. Provinsi-provinsi ini merupakan daerah penghasil utama untuk bahan campuran aspal karet.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, sembilan provinsi tersebut adalah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

“Pembelian 12.500 ton karet dari petani ini sebagai bahan campuran aspal karet di sembilan provinsi produsen utama karet,” ujarnya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI, Senin (11/5).

Selain itu, Kementerian PUPR pun berencana membeli resin produksi Perhutani sebanyak 834 ton untuk pengecetan marka jalan. Menurut Basuki, rencananya resin produksi ini akan digunakan untuk pengecatan marka jalan di 17 provinsi.

Adapun menurut Basuki pembelian karet dan resin produksi ini merupakan bagian dari refocusing anggaran Kementerian PUPR yang diperuntukkan bagi penanggulangan covid-19. Pasalnya, industri karet yang terdampak pandemi covid-19 membuat produk para petani karet sulit untuk diserap pasar.

“Pembelian karet dari petani dan resin produksi Perhutani tersebut merupakan bagian dari program refocusing Kementerian PUPR terkait dengan dampak pandemi covid-19 ini,” jelas Basuki. (E-3)

Baca Juga

Antara

Pemerintah belum Putuskan Boleh-Tidaknya Ojol Bawa Penumpang

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:39 WIB
Pada saat kebijakan kenormalan baru diterapkan, para pengemudi ojek online berharap pemerintah kembali mengizinkan mengangkut...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Sektor Ekonomi Dibuka Kembali untuk Hentikan Ancaman Krisis

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:29 WIB
Tudingan pemerintah terlalu berpihak pada pengusaha di saat pandemi, sebenarnya kurang tepat karena sektor usaha dan ekonomi justru...
DOK KEMENKOPUKM

KemenKop Apresiasi OJK Tinjau Indikasi Penyimpangan Koperasi

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 14:00 WIB
Sekretaris KemenKopUKM Rully Indrawan mengatakan pada 28 Mei 2020 telah dilakukan klarifikasi, dan ditemukan ada 35 koperasi yang perlu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya