Senin 11 Mei 2020, 18:57 WIB

Megawati Tekankan Semua Kepala Daerah Swasembada Pangan

Megawati Tekankan Semua Kepala Daerah Swasembada Pangan | Ekonomi
Megawati Tekankan Semua Kepala Daerah Swasembada Pangan

MI/ADAM DWI
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

 

KETUA Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam Rapat DPP yang secara khusus membahas politik pangan. Rapat virtual bersama dengan perwakilan kepala daerah PDIP, ia menegaskan bahwa pandemik covid-19 membawa pelajaran berharga bagaimana Indonesia harus kedepankan semangat berdikari di bidang ekonomi, termasuk di bidang kesehatan dan pangan.

“Politik berdaulat di bidang pangan dengan cara berdikari, melalui kebijakan hulu-hilir, dimulai dari penelitian, pengembangan benih unggul, sarana dan prasarana untuk peningkatan produksi, pengolahan hasil, hingga pemasaran,” ujar Megawati sebagaimana disampaikan oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan resmi, Senin (11/5) .

Ia mengatakan perhatian Megawati terhadap pertanian memang sangat besar. Bahkan Presiden kelima ini memiliki koleksi umbi-umbian yang sangat lengkap, juga buku-buku pertanian.

Megawati juga tercatat sebagai presiden yang paling sering mengunjungi pusat penelitian Benih Padi Sukamandi, Jawa Barat. Karena itulah seluruh kepala daerah kami wajib mengedepankan politik pangan berdikari tersebut dan sekaligus berjuang bagi peningkatan kesejahteraan petani dalam pengertian luas.

"Untuk itu sejak tanggal 28 Maret 2020 yang lalu, Ibu Mega sudah menginstruksikan agar seluruh kepala daerah PDI Perjuangan mencanangkan gerakan menanam tanaman yang bisa di makan seperti Sorgum, Umbi-umbian, Sagu, Talas, Sukun, Jagung, Porang, Ketela dan lainnya,” urainja.

Hasto mengatakan para kepala daerah PDIP juga berkomitmen untuk saling bekerja sama terutama melalui penelitian benih, kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian, peningkatan produksi, pemasaran, dan komitmen untuk menghadirkan lumbung desa, badan usaha milik desa, pasar lelang komoditas, serta menggerakkan rakyat di dalam gerakan menanan.

"Jawa Tengah misalnya laporan Gubernurnya, Ganjar Pranowo terjadi surplus beras dan bawang merah, sementara daerah lain minus dosmar, Bupati Humbang Hasundutan, melaporkan dua minggu lagi akan panen bawang putih seluas 100 ha, sementara Maluku dilaporkan oleh Gubernur Maluku, Murad perlu bawang putih. Prof Nurdin Abdulah, Gubernur Sulsel melaporkan kerjasama penelitian benih. Sementara Sugiyanto Gubernur Kalteng tentang potensi lahan gambut untuk padi," paparnya

Kerja sama antar kepala daerah PDIP juga ditempatkan dalam mata rantai pemasaran, dimana daerah yang surplus memasarkan ke daerah yang kurang. Inilah bentuk gotong royong antar kepala daerah PDIP

Seluruh instruksi Megawati berangkat dari apa yang disampaikan oleh Presiden petama Sukarno, bahwa persoalan pangan adalah urusan hidup matinya sebuah bangsa. "Karena itulah penggembangan penelitian di sektor pertanian harus dilakukan secara progresif sebagai penopang dari hulu untuk mewujudkan kedaulatan di bidang pangan," pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian/Tim Riset MI-NRC

89 Proyek Penggerak Ekonomi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:24 WIB
Selama 2020-2024, proyek strategis nasional ditargetkan bisa menyerap 4 juta tenaga kerja setiap...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/wsj.

Sensus Penduduk Daring Berakhir

👤(Mir/E-3) 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:30 WIB
BADAN Pusat Statistik (BPS) menutup sensus penduduk daring tadi malam pukul 23.59 WIB. Hingga kemarin siang, sensus yang dimulai sejak 15...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Pasar Optimistis Prospek Ekonomi ke Depan

👤HILDA JULAIKA 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:20 WIB
RENCANA pembukaan kembali sejumlah aktivitas perekonomian dan terjaganya stabilitas sistem keuangan Indonesia menimbulkan optimisme...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya