Senin 11 Mei 2020, 17:08 WIB

Gubernur Erzaldi Lanjut Bahas Rapid Test Massal dengan Forkopimda

mediaindonesia.com | Nusantara
Gubernur Erzaldi Lanjut Bahas Rapid Test Massal dengan Forkopimda

DOK KOMINFO BABEL
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan

 

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan melanjutkan rapat pelaksanaan rapid test massal bersama Forkopimda di Ruang Kerja Gubernur Kepulauan Babel, Senin (11/5).

Ia mengatakan rapat lanjutan bersama Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Danrem Babel, Danlanud Babel, Danlanal Babel serta Kepala Laboratorium Kesehatan Provinsi Babel ini lebih membahas mengenai teknis pelaksanaan rapid test di beberapa tempat.

"Tempat-tempat keramaian seperti pasar, tempat ibadah, serta lokasi-lokasi sumber kasus terkonfirmasi Covid-19 di Babel, seperti Kecamatan Merawang Bangka dan Kecamatan Pangkal Balam pangkalpinang," kata Gubernur Erzaldi.

Baca Juga: Imbas Korona, Gubernur Babel Ajak Bupati Perhatikan UMKM

Disebutkannya, rapid test massal ini akan menggunakan rapid test kapiler. Jika dari hasil rapid test ditemukan ada yang reaktif maka akan dilanjutkan dengan rapid test vena dan jika hasilnya tetap reaktif maka akan dilanjutkan dengan tes swab Covid-19.

"Tahapan-tahapan ini kita lakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan," ujarnya.

Rencananya, menurut Erzaldi, dirinya akan mengadakan pertemuan melalui vidcon dengan kepala daerah kabupaten dan kota beserta forkopimdanya untuk membahas lebih detail tentang teknis pelaksanaan rapid test massal.

"Tentunya kegiatan ini perlu kebersamaan dan dukungan kabupaten kota. Kita akan melakukan serentak dengan target jumlah yang akan di-rapid test, sesuai dengan yang ditetapkan satgas provinsi," ujarnya.

Baca Juga: Babel Siap Alokasi Kucurkan Dana untuk Korona

Hal ini dilakukan dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Babel dengan harapan masyarakat juga lebih waspada. Karena, masyarakat Babel masih menganggap daerahnya aman dan belum terlalu menerapkan physical distancing yang telah dianjurkan.

"Ini menjadi salah satu strategi kita juga untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar betul-betul mematuhi imbauan pemerintah," ungkap dia.

Terkait pelaksanaan salat Idul Fitri, kebijakan akan diambil setelah memetakan hasil dari rapid test massal ini. Jika kurva penyebaran ditemukan melandai akan dilakukan pelonggaran dengan tetap memenuhi protokol pencegahan Covid-19. (Kominfo Babel/OL-10)

Baca Juga

DOK MI

Tingkat Kesembuhan Covid di DIY Capai 72 Persen

👤Ardi Teristi 🕔Kamis 04 Juni 2020, 02:40 WIB
"Dengan rapid test massal, kita bisa memberikan data yang tepat. Data yang  kita miliki (jumlah pasien potitif Covid-19 yang...
DOK MI

Kasus Postif Korona di Tuban Kembali Bertambah

👤M Yakub 🕔Kamis 04 Juni 2020, 02:25 WIB
Tujuh kasus positif baru tersebut satu berasal dari klaster Tambakboyo, tiga dari klaster Pasar Tambakboyo, dan klaster...
Ist

UGM masih akan Terapkan Perkuliahan Daring

👤Ardi Teristi 🕔Kamis 04 Juni 2020, 01:50 WIB
Untuk tahun ajaran 2020/2020, rencananya pada semester ganjil, selama setengah semester, pembelajaran masih dilakukan secara daring hingga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya