Senin 11 Mei 2020, 15:15 WIB

Ada Covid, Pendapatan XL Axiata Malah Naik 9%

M Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
Ada Covid, Pendapatan XL Axiata Malah Naik 9%

Antara/M Agung Rajasa
Fitur baru XL Axiata

 

 PT XL Axiata Tbk (EXCL) melaporkan adanya peningkatan pendapatan hingga 9%  meski terjadi wabah virus korona.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan pendapatan perusahaannya naik menjadi  Rp6,5 triliun

"XL Axiata mempertahankan kinerja di periode tiga bulan pertama setiap tahun yang biasanya sangat berat. Pendapatan meningkat sebesar 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) dan 1,3% dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ)," kata Dian melalui keterangan resminya, Senin (11/5).

Selain itu pada kuartal I penetrasi penggunaan smartphone mencapai 86% sehingga mendorong kenaikan pendapatan data sebesar 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan saat ini pendapatan dari data berkontribusi sebesar 91% dari total pendapatan layanan (service revenue) perusahaan.

Namun, pelanggan XL Axiata mengalami penurunan menjadi 55,5 juta karena persaingan yang semakin ketat. Meski demikian, pendapatan rata-rata per pelanggan (ARPU) tetap stabil di 36 ribu, sama dengan kuartal sebelumnya.

"Untuk total trafik sepanjang triwulan 1 tersebut meningkat 41% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan 7% dibandingkan triwulan sebelumnya," ujar Dian.

Dian mengungkapkan bahwa Sejak memasuki masa anjuran bekerja dan belajar di rumah (WFH) di pertengahan Maret, seiring dengan merebaknya Covid-19, trafik data telah meningkat 15% dibandingkan periode sebelum WFH.

Saldo kas XL Axiata mengalami kenaikan setelah proses penjualan menara. Rasio hutang bersih terhadap EBITDA di bawah 1 x.

Free Cash Flow (FCF) perusahaan dinilai dalam kondisi yang sehat, meski terjadi kenaikan pada komitmen untuk keperluan capex dan roll-out 2020. FCF meningkat 82% YoY menjadi Rp1,4 triliun.

"Pada akhir Maret 2020, XL Axiata tidak memiliki utang dalam mata uang US Dollar, dengan komposisi 46% di antaranya berbunga floating dan masa jatuh tempo yang tidak bersamaan," pungkasnya.

Dengan kinerja yang dilaporkan itu, investor di pasar saham memburu saham dengan kode perdagangan EXCL itu. Pada sesi siang, harga saham berada di kisaran Rp2460 hingga Rp2470 per lembar saham atau naik sekitar Rp90 dari pembukaan pagi hari. (E-1)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

New Normal Harus Utamakan Sektor Produktif

👤Hld/E-3 🕔Minggu 31 Mei 2020, 05:51 WIB
Sentimen pasar ini bisa menjadi modal yang baik untuk peningkatan kegiatan...
Ist/Kementan

Serahkan 100 Ribu Bibit Pala, Mentan SYL: Kita Kuasai Pasar Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 18:34 WIB
Salah satu teknologi perkebunan yang telah dihasilkan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balitri) adalah pala varietas...
MI/Andri Widiyanto

Kadin Optimistis Normal Baru Bakal Tingkatkan Kegiatan Ekonomi

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 17:30 WIB
Dalam beberapa pekan pertama new normal, peningkatan ekonomi diprediksi akan pulih secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya