Senin 11 Mei 2020, 13:40 WIB

Pengamat Dukung Pembatasan Penumpang KRL

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pengamat Dukung Pembatasan Penumpang KRL

MI/Susanto
Kondisi KRL saat PSBB

 

Pengamat transportasi Doko Setijowarno mendukung usulan Pemerintah Daerah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) yang ingin agar penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) dibatasi.

Djoko menyebut langkah itu bisa menjadi salah satu langkah konkrit untuk menyaring orang yang bermobilitas menggunakan KRL. Dengan demikian, penumpang KRL adalah orang-orang yang memang membutuhkan KRL untuk kebutuhan-kebutuhan penting, yakni bekerja, bepergian untuk berobat atau untuk kebutuhan sehari-hari.

"Iya memang pembatasan itu menjadi salah satu langkah yang positif, sehingga orang yang memang nggak punya kebutuhan penting, hanya sekadar mau jalan-jalan, mau mengunjungi saudara itu jadi tidak boleh naik KRL," kata Djoko, Senin (11/5).

Djoko menegaskan ketentuan itu bisa dilakukan di seluruh jam operasional terutama jam-jam sibuk. Pasalnya, dalam keadaan KRL yang cukup lengang saat ini, banyak juga yang memanfaatkan momen itu untuk bepergian menggunakan KRL dengan alasan jenuh di rumah.

Baca juga: PDIP Minta Anies Longgarkan PSBB

"Saringannya harus ketat, baik di jam sibuk maupun jam reguler. Tapi terutama sekali di jam reguler. Karena tidak menutup kemungkinan ada warga iseng. Merasa bosan di rumah lalu dia ingin jalan-jalan keluar," paparnya.

Menurutnya, kebijakan ini juga harus benar-benar dijalankan oleh swasta dan pengusaha. Para pengusaha harus benar-benar menyaring para pekerjanya, sehingga surat tugas yang diperlukan pun dikeluarkan dengan tepat.

"Perusahaan bisa menjadikan ini kesempatan untuk betul-betul menyaring mana karyawan yang memang benar-benar dibutuhkan. Karena dari jumlah surat tugas itu nantinya akan ketahuan berapa jumlah karyawan yang masih beraktivitas di kantor sementara ada kewajiban menerapkan physical distancing," tandasnya.

Sebelumnya, dalam rakor yang dilakukan oleh Pemda Bodetabek, sejumlah kepala daerah menghendaki adanya pembatasan penumpang KRL untuk mengurangi mobilitas warga.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan pihaknya akan menerbitkan aturan yang mewajibkan para pekerja yang harus menggunakan KRL memiliki surat tugas dari perusahaan. OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Rivan Awal Lingga

Grand Indonesia Buka Lagi 8 Juni, Pengunjung Wajib Masker

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 10:17 WIB
Grand Indonesia bakal menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat saat mal tersebut buka, Senin (8/6)...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

97% Lebih Laporan Pelanggaran PSBB Ditindak Satpol PP DKI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 10:08 WIB
Arifin menyebut laporan dari masyarakat tersebut bermacam-macam yang berkaitan dengan gangguan ketentraman sekitar selama...
MI/RAMDANI

TKD PNS DKI Jakarta Dipangkas 50%

👤Cindy Ang 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 06:16 WIB
Namun, aturan ini dikecualikan untuk mereka yang terlibat langsung dalam penanganan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya