Senin 11 Mei 2020, 11:02 WIB

​​​​​​​Presiden Minta Awasi Ketat Kepulangan Pekerja Migran

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
​​​​​​​Presiden Minta Awasi Ketat Kepulangan Pekerja Migran

MI/ANDRI WIDIANTO
Petugas melakukan pengecekan berkas perjalanan penumpang di Terminal Pulo Gebang, Minggu (10/5).

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta pengawalan terhadap para pekerja migran yang kembali kw Indonesia dilakukan secara tepat dan ketat.

Upaya tersebut harus dilakukan demi mencegah penyebaran virus korona di Tanah Air yang berasal dari penularan impor.

Berdasarkan data yang diterima presiden, ada sekitar 34 ribu tenaga kerja Indonesia akan pulang pada Mei dan Juni lantaran habis masa kontrak.

Secara rinci, mereka berasal dari tujuh provinsi yakni Jawa Timur sebanyak 8.900 orang, Jawa Tengah 7.400 orang dan Jawa Barat 5.800 orang.

Ada pula yang berasal dari Nusa Tenggara Barat sebanyak 4.200 orang, Sumatra Utara 2.800 orang, Lampung 1.800 orang dan Bali 500 orang.

"Ini harus betul-betul diantisipasi, disiapkan proses kedatangan mereka. Tangani di pintu-pintu masuk dan diikuti pergerakan mereka sampai ke daerah," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas, Senin (11/5).

Baca juga: Disiapkan, Kepulangan 34.300 Pekerja Migran

Untuk para pekerja migran yang kembali melalui jalur udara, pemerintah membuka dua pintu kepulangan yakni Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.

Adapun, bagi TKI yang tiba dari Malaysia, pemerintah menyiapkan jalur laut dengan pintu kedatangan di Pelabuhan Batam dan Tanjung Balai, Kepulauan Riau.

Presiden meminta seluruh pihak terkait untuk memberlakukan protokol kesehatan yang ketat terhadap semua tenaga kerja Indonesia yang baru tiba di Tanah Air.

"Mobilisasi semua sumber daya yang kita miliki. Pastikan juga kesiapan tempat karantina dan rumah sakit rujukan bagi mereka," tandasnya. (A-2)

 

 

Baca Juga

MI/Martinus Solo

Gubernur Papua Barat Berpeluang Jadi Saksi Kasus Wahyu Setiawan

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 10:30 WIB
Dominggus disebut dalam dakwaan menitipkan Rp500 juta untuk Wahyu terkait pemilihan calon anggota KPU Papua...
DOK DPR RI

Sufmi Dasco Optimistis New Normal Dapat Berjalan Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 10:00 WIB
Tim Satgas Lawan Covid-19 DPR RI berkunjung ke Kementerian Koordinator Perekonomian untuk mendapatkan penjelasan lebih detail tentang...
ANTARA/Yudhi Mahatma

KPK Awasi Bansos Lewat Aplikasi Jaga

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 09:45 WIB
Segala keluhan mengenai bansos yang masuk dari aplikasi itu akan diteruskan KPK ke pemerintah daerah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya