Senin 11 Mei 2020, 09:00 WIB

​​​​​​​PBB Kutuk Serangan terhadap Penjaga Perdamaian di Mali

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
​​​​​​​PBB Kutuk Serangan terhadap Penjaga Perdamaian di Mali

AFP/ANGELA WEISS
Sekjen PBB Antonio Guterres

 

SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres, Minggu (10/5), mengecam keras serangan terhadap konvoi pasukan penjaga perdamaian PBB di Mali, yang menewaskan tiga penjaga perdamaian dari Chad dan melukai empat lainnya.

Guterres mengingatkan serangan yang menargetkan pasukan penjaga perdamaian PBB dapat merupakan kejahatan perang berdasarkan hukum internasional.

Dia meminta pihak berwenang Mali untuk mengerahkan semua upaya untuk mengidentifikasi para pelaku serangan sehingga mereka dapat dibawa ke pengadilan dengan cepat, kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, dalam sebuah pernyataan.

“Sekjen PBB menegaskan kembali tindakan pengecut seperti itu tidak akan menghalangi PBB dari tekadnya untuk terus mendukung rakyat dan pemerintah Mali dalam upaya mereka mencapai perdamaian dan stabilitas,” kata pernyataan itu.

Baca juga: Iran Siap Bertukar Tahanan dengan AS tanpa Prasyarat

Guterres menyatakan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban, serta pemerintah dan rakyat Chad. Ia berharap pemulihan cepat bagi yang terluka.

Tiga penjaga perdamaian Chad tewas pada Minggu dalam patroli rutin di dekat Aguelhok di Mali utara ketika konvoi mereka membentur sebuah bom pinggir jalan. Empat lainnya terluka parah. (Xinhua/A-2)

Baca Juga

fijivillage.com

Fiji Umumkan Negaranya Bebas Covid-19

👤MI 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 02:35 WIB
FIJI mengumumkan bahwa negara kepulauan itu kini bebas virus korona baru (covid-19) setelah pasien terakhir di negara tersebut...
AFP

Selebritas dan Politisi Hadiri Upacara Peringatan Kematian Floyd

👤MI 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 02:05 WIB
RATUSAN orang, Kamis (4/6), mengikuti upacara peringatan atas kematian warga kulit hitam George Floyd di tangan petugas...
AFP

Hong Kong Sahkan UU Larang Hina Lagu Kebangsaan Tiongkok

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 01:40 WIB
DEWAN Legislatif Hong Kong meloloskan RUU kontroversial, Kamis (4/6), yang menyatakan penghinaan lagu kebangsaan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya