Senin 11 Mei 2020, 05:55 WIB

Kasus Baru Covid-19 masih Fluktuatif

Aiw/Ins/X-6 | Politik dan Hukum
Kasus Baru Covid-19 masih Fluktuatif

Antara/Akbar Nugroho Gumay
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto.

 

JUMLAH kasus positif covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Proses penularan di tengah-tengah masyarakat pun dilaporkan masih terus berlangsung dengan penambahan dan pengurangan yang fluktuatif.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, dalam evaluasi yang dilaksanakan selama seminggu terakhir, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 membenarkan adanya kecenderungan fluktuasi jumlah kasus di beberapa daerah.

Selain itu, ada sejumlah daerah yang cenderung konsisten meningkat dengan jumlah penambahan kasus yang semakin sedikit. Ada pula beberapa daerah yang penambahan kasusnya tidak konsisten sehingga sulit untuk diprediksi.

“Beberapa hari kita melihat penambahan jumlah kasus tidak banyak, tapi di beberapa hari terakhir terjadi penambahan yang cukup signifikan. Di beberapa daerah juga masih belum terbentuk pola grafik yang konsisten yang susah untuk kita tebak dari hari ke harinya. Oleh karena itu, ini sebagai gambaran yang bisa kita maknai bahwa proses penularan di luar, di tengah-tengah masyarakat, masih saja terus terjadi,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Yuri kembali mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melindungi diri masingmasing dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir, membatasi keluar rumah, dan menghindari kerumunan.

Hingga pukul 12.00 WIB kemarin, tambah Yuri, pasien yang dinyatakan positif covid-19 bertambah 387 kasus. Jadi, jumlah keseluruhan mencapai 14.032 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 2.698 orang dinyatakan sembuh dan 973 orang meninggal.

Pada bagian lain, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksamana Madya Yudo Margono dalam laporannya menyatakan
sejak 23 Maret hingga kemarin, sudah 2.185 orang terdaftar sebagai pasien covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran.

“Per 10 Mei ada 1.112 orang yang keluar,” ungkap Yudo, kemarin. Dari jumlah tersebut, 94 orang dibawa ke rumah sakit rujukan antara lain RSPAD Gatot Subroto, RS Persahabatan, RS Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, RSUD Tarakan, dan RS Primer Jatinegara.

Pada hari yang sama ada 29 pertambahan orang yang keluar dari rumah sakit tersebut. Sebelumnya, pada Sabtu (9/5) ada 1.083 pasien yang diperbolehkan meninggalkan Wisma Atlet. (Aiw/Ins/X-6)

Baca Juga

DOK DPR RI

Sufmi Dasco Optimistis New Normal Dapat Berjalan Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 10:00 WIB
Tim Satgas Lawan Covid-19 DPR RI berkunjung ke Kementerian Koordinator Perekonomian untuk mendapatkan penjelasan lebih detail tentang...
ANTARA/Yudhi Mahatma

KPK Awasi Bansos Lewat Aplikasi Jaga

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 09:45 WIB
Segala keluhan mengenai bansos yang masuk dari aplikasi itu akan diteruskan KPK ke pemerintah daerah...
Ist/DPR

Mulyanto Minta Konfirmasi Dugaan Adanya Kartel Harga BBM

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 09:13 WIB
DPR RI perlu mengetahui apa yang membuat pemerintah kesulitan menurunkan harga BBM. Padahal negara-negara di ASEAN sudah menurunkan harga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya