Senin 11 Mei 2020, 05:10 WIB

Surga bagi Orang Bertakwa

Ata/H-3 | Ramadan
Surga bagi Orang Bertakwa

MI/SENO
Quraish Shihab

TAFSIR Al-Mishbah episode 16 membahas Surah Muhammad ayat 15-20. Digambarkan dalam ayat 15 keindahan surga yang disuguhkan kepada orang-orang bertakwa. ‘Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni.

Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga ususnya terpotong-potong?’

Surga yang dijanjikan Allah tidaklah persis sama seperti ayat di atas. Lebih dari itu, surga akan lebih indah yang akan memberikan kenikmatan jasmani dan rohani. Demikian pula dengan penggambaran neraka. Allah akan memberikan siksaan neraka yang lebih menyakitkan daripada yang telah digambarkan.

Lantas, pada ayat selanjutnya, dikatakan bahwa ada orang-orang munafik yang tidak mengindahkan perkataan Nabi Muhammad SAW. “Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu (Muhammad), tetapi apabila mereka telah keluar dari sisimu mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu (sahabat-sahabat Nabi), ‘Apakah yang dikatakannya tadi?’ Mereka itulah orang-orang yang dikunci hatinya oleh Allah dan mengikuti keinginannya.”

Iman tidak akan masuk ke hati orang-orang munafik karena hati mereka telah ditutup Allah. Sebaliknya, Allah akan menambahkan hidayah bagi orang-orang yang telah mendapatkan hidayah. Hal itu ditegaskan dalam ayat 17.

Selanjutnya, dalam ayat 18 disebutkan bahwa sebenarnya manusia hanya menunggu hari kiamat tiba. Hari kiamat bisa berarti kiamat yang terjadi di diri sendiri, lingkungan kecil, hingga kiamat besar. Karena itu, berhati-hatilah dan senantiasa mempersiapkan diri untuk datangnya hari kiamat.

‘Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal’.

Ayat tersebut menegaskan, selain mendoakan keselamatan diri sendiri, manusia harus mendoakan orang lain. Allah tidak menyukai hal-hal egois, termasuk dalam doa.

“Dan orang-orang yang beriman berkata: ‘Mengapa tiada diturunkan suatu surah?’ Maka apabila diturunkan suatu surah yang jelas maksudnya dan disebutkan di dalamnya (perintah) perang, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati, dan kecelakaanlah bagi mereka.”

Kesimpulan yang dapat dipetik ialah surga yang dijanjikan Allah kepada orang-orang bertakwa akan lebih indah daripada penggambaran yang ada di dalam Alquran.

Selanjutnya, pikiran orang kafir dan munafik kacau dan amalan mereka tidak akan mencapai sasaran. Sementara itu, orang beriman sebaliknya.

Selanjutnya, kiamat bisa terjadi dalam diri seseorang maupun di luar diri. Karena itu, manusia harus senantiasa beramal saleh untuk menyiapkan hari itu datang. (Ata/H-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Lebaran di Rumah, Selamatkan Umat

👤Andhika Prasetyo 🕔Jumat 22 Mei 2020, 04:45 WIB
Merayakan Idul Fitri di rumah sesuai dengan prinsip ajaran Islam untuk menjauhi kemudaratan dan membangun kemaslahatan...
MI/Seno

Allah Lebih Dekat daripada Urat Nadi

👤Quraish Shihab 🕔Rabu 20 Mei 2020, 04:15 WIB
‘DAN sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya...
MI/Pius Erlangga

Bermuhasabah di Akhir Ramadan

👤Atikah Ismah Winahyu 🕔Rabu 20 Mei 2020, 03:55 WIB
TIDAK terasa kita telah memasuki akhir bulan Ramadan 1441 H yang penuh...

TAFSIR AL-MISHBAH

Read More

CELOTEH

Read More

JADWAL IMSAKIYAH
Sabtu, 30 Mei 2020 / Ramadan 1441 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dhuha : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB

PERNIK

Read More