Senin 11 Mei 2020, 00:00 WIB

Generasi Muda Diajak Optimistis Hadapi Era Pascacovid-19

Widhoroso | Humaniora
Generasi Muda Diajak Optimistis Hadapi Era Pascacovid-19

ANTARA/Muhammad Iqbal
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio

 

MESKI Indonesia sedang dalam masa pandemi Covid-19, generasi muda diajak untuk tetap optimistis khususnya menyambut masa pascacovid-19. Ajakan ini disuarakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dan anggota DPR Maman Abdurrahman dalam konferensi virtual 'I'm Gen-Z, Milenial dan Gen Z: Tantangan, Harapan, dan Masa Depan New Normal? Diskusi Strategi Antargenerasi', Minggu (10/5).

Menurut Wishnutama situasi new normal yang terbentuk karena Covid-19,  sudah inline dengan apa yang dijalankan Kemenparekraf yang mengubah strategi sebelum pandemi Covid-19. Ia mengatakan strategi yang ingin dilaksanakan adalah pariwisata harus kembali ke dasar-dasar kebutuhan wisatawan, yaitu kebersihan, keselamatan, dan keamanan.

Sementara untuk ekonomi kreatif, Kemenparekraf mendorong hadirnya kreativitas di masing-masing destinasi. Caranya dengan melakukan training, coaching, dan lainnya.

New normal lainnya, jelas Wishnutama, adalah era digital yang terakselerasi dengan cepat saat Covid-19. Dijelaskannya, dalam kondisi seperti ini seluruh orang dipaksa melakukan aktivitas secara digital.

“Di pariwisata dan ekonomi kreatif banyak potensi itu. Dan kita akan membuka ruang-ruang diskusi untuk itu. Yang penting di era digital, adalah bagaimana bangsa Indonesia menguasai ekosistem digital, itu yang bisa membuat kita menang,” terang Wishutama.

Diakui, dalam masa pendemi Covid-19 tidak mudah buat pariwisata. Menurutnya, sektor pariwisata paling terdampak karena pariwisata tergantung pada kunjungan orang.

“Yang terpenting, kita harus optimistis. Kita meyakini masa depan pariwisata kita akan luar biasa setelah pandemi ini,” katanya.

Sedangkan Maman Abdurrahman mengatakan mengakui tidak mudah menghadapi wabah pandemi Covid-19. Negara besar seperti Amerika saja kewalahan, apalagi negara lain.

"Untuk itu, langkah yang diambil pemerintah harus diapresiasi. Banyak sektor yang terdampak. Tapi memang sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat terdampak. Kita semua harus memikirkannya. Semua harus bisa mendukung Kemenparekraf, minimal dengan menyampaikan hal-hal positif,” ajak Maman.

Menurutnya, masa covid-19 bisa membawa perubahan ke hal baik selama kita melihatnya dari sisi positif. Dalam setiap perubahan, jelas Maman, analoginya seperti membangun rumah yaitu harus mengalami kondisi kotor terlebih dahulu.

"Saat ini, kondisi itu sedang terjadi, kelak kita akan lihat bangunan yang megah (Indonesia) pascapandemi berlalu. Saya meyakini setelah pandemi ini Indonesia akan lebih maju di segala sektor,” katanya. (RO/R-1)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Didik Suhartono

KLHK Gagalkan Penjualan Daring Cucak Hijau di Samarinda

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:46 WIB
Kasus ini bisa terungkap berawal dari laporan warga mengenai adanya perdagangan cucak hijau yang diunggah di media sosial Facebook.167...
Thinkstock

Kemenag Kota Tasikmalaya Sosialisasikan Pembatalan Haji

👤Kristiadi 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:30 WIB
Calhaj yang melunasi biaya ibadah tahun ini dipastikannya akan berangkat 2021. Mereka juga akan mendapat nilai manfaat dari biaya pelunasan...
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19/Tim Riset MI-NRC

Daerah kembali Bawa Kabar Baik

👤Ata/Fer/Ins/X-10 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:22 WIB
Enam provinsi dilaporkan tidak mengalami penambahan kasus covid-19. Keenamnya ialah Aceh, Bengkulu, Riau, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya