Senin 11 Mei 2020, 01:40 WIB

Pasien Sembuh karena Terapi Plasma

Pasien Sembuh karena Terapi Plasma

AFP

 

PARA dokter di Pakistan mengklaim percobaan klinis yang berhasil dalam imunisasi pasif setelah seorang pasien virus korona pulih melalui terapi plasma.

“Alhamdulillah, pasien virus korona pertama yang dirawat melalui imunisasi pasif telah pulih dan keluar dari rumah sakit,” ujar Kepala National Institute of Blood Diseases, dr Tahir Shamis, kepada Anadolu Agency, Sabtu (9/5).

Namun, dia menolak untuk mengungkapkan rincian pasien dan rumah sakit tempat pasien dirawat. Ia menambahkan bahwa saat ini beberapa pasien covid-19 sedang menjalani terapi plasma. Pihak berwenang telah menetapkan target 350 pasien untuk menjalani uji klinis.

Delapan fasilitas uji klinis yang disetujui untuk terapi plasma konvalesen di seluruh Pakistan telah memulai proses pengumpulan plasma pasien yang pulih dari covid-19.

“Biarkan saya memperjelas, ini ialah uji klinis yang berhasil. Kami tidak dapat menyatakannya sebagai pengobatan yang disetujui untuk virus baru tersebut pada tahap ini,” kata Shamsi yang mengepalai tim ahli hematologi, yang ditugaskan untuk uji klinis.

“Kami perlu menunggu untuk mengatakan sesuatu yang pasti dalam hal ini setelah uji klinis yang semakin berhasil,” terangnya. Imunisasi pasif bukan perawatan medis baru dan telah dilakukan selama 125 tahun terakhir.

Menurut Shamsi, terapi tersebut juga telah digunakan untuk menyembuhkan pasien penyakit lainnya, seperti SARS, ebola, dan influenza di masa lalu.


Keberhasilan Turki

Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca, menyatakan hampir 90.000 pasien di negaranya telah pulih dari infeksi covid-19.

Sementara itu, korban meninggal karena pandemi naik menjadi 3.739 orang. Data Kementerian Kesehatan Turki menyebut ada 1.546 kasus baru. Ini menjadikan total kasus covid-19 di Turki sebanyak 137.115 kasus. 

“Sebanyak 35.605 tes covid-19 dilakukan selama 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah pengujian menjadi lebih dari 1,33 juta,” ungkap Koca. Dia juga menyoroti soal penurunan jumlah pasien di unit perawatan intensif dan kasus baru. (AFP/Hym/X-11)

Baca Juga

AFP/Christopher Black

WHO Bentuk Yayasan untuk Tingkatkan Pendanaan Anti-Covid-19

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Kamis 28 Mei 2020, 08:18 WIB
Upaya ini untuk membantu meringankan kekurangan uang tunai potensial saat memimpin perjuangan global melawan pandemi virus korona baru...
AFP/Karen Ducey

Kematian akibat Covid-19 di AS Lampaui Angka 100.000 Jiwa

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:57 WIB
Universitas Johns Hopkins mencatat angka kematian di AS yang dikonfirmasi tepat sebelum pukul 22.00 waktu setempat adalah 100.047 jiwa,...
AFP

Pasar Malam di Jepang di Era Normal Baru

👤MI 🕔Kamis 28 Mei 2020, 02:10 WIB
KETIKA pasar malam di Jepang perlahanlahan dibuka kembali, sekelompok operator taman bermain telah merilis pedoman...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya