Senin 11 Mei 2020, 00:35 WIB

Pelayanan Publik Prima selama PSBB

Pelayanan Publik Prima selama PSBB

ANTARA
Pelayanan publik

 

DINAS Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta menjamin pelayanan publik terkait dengan perizinan tetap berjalan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

DPMPTSP pun menggencarkan kampanye publik dengan tagar #BisadariRumah. Hasilnya, sebanyak 57.836 pemohon mengajukan perizinan dan nonperizinan secara daring selama kurun waktu lima pe kan masa tanggap darurat covid-19 yang dimulai sejak 16 Maret lalu.

Kepala DPMPTSP DKI Jakarta Benni Aguscandra mengatakan dari seluruh permohonan itu, sebanyak 37.851 pengajuan izin dan nonizin diterbitkan, 12.125 permohonan ditolak, serta 7.860 permohonan masih dalam proses.

“Sebagian besar permohonan ditolak disebabkan persyaratan perizinan dan nonperizinan yang belum atau kurang dilengkapi oleh pemohon,” kata Benni, kemarin.

DPMPTSP DKI Jakarta mengimbau para pemohon untuk terlebih dahulu mempelajari persyaratan, mekanisme pelayanan, dasar hukum, serta definisi dan biaya retribusi pada laman http://pelayanan. jakarta.go.id sebelum mengajukan permohonan secara daring.

Di samping itu, terang dia, DPMPTSP DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengembangkan inovasi layanan peninjauan lapangan, seperti memanfaatkan data dari kementerian, lembaga, dan perangkat daerah lainnya. Upaya itu sangat memungkinkan dalam hal penelitian administrasi serta teknis perizinan dan nonperizinan tanpa menggunakan peninjauan lapangan atau survei.

Secara terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengimbau masyarakat untuk tetap membayar pajak kendaraan bermotor. Menurutnya, masyarakat dapat menunaikan kewajiban membayar pajak tahunan kendaraan melalui akses daring tanpa perlu datang ke Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

“Jadi, masyarakat diimbau untuk tetap membayar pajak kendaraan karena kita ada Samsat Online Nasional (Samolnas). Di masa pandemi ini, orang bayar pajak kendaraan tidak perlu berkerumun di Samsat. Dapat bayar dari rumah sehingga lebih praktis,” tandasnya. (Put/Sru/J-3)

Baca Juga

MI/Bary Fatahillah

Status PSBB Jakarta Belum Jelas, Warganet Riuh di Medsos

👤Imsi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 22:23 WIB
Ketua II Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto meminta warga menunggu kabar resmi tersebut....
AFP

H-1 PSBB, 4.074 Perusahaan di DKI Masih Terapkan WFH

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:19 WIB
Sebanyak 4.074 perusahaan di DKI masih konsisten menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) menjelang H-1 masa...
Antara

DPRD : DKI Bakal Terapkan PSBB Transisi Selama 1 Bulan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 20:33 WIB
Skema PSBB transisi selama satu bulan dirancang dengan monitoring dan evaluasi yang ketat dihampir tiap aktivitas warga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya