Minggu 10 Mei 2020, 18:34 WIB

Bawaslu Usulkan Kampanye Pilkada Secara Virtual

Kautsar Bobi | Politik dan Hukum
Bawaslu Usulkan Kampanye Pilkada Secara Virtual

Antara/Destyan Sujarwoko
Ilustrasi kemeriahan kampanye saat pilkada.

 

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyarankan agar kampanye tatap muka dalam Pilkda Serentak 2020 dihilangkan.

Penyelenggaran pesta demokrasi harus tetap menaati protokol pencegahan virus korona (covid-19). "Masih mungkin (mengubah) model kampanye konvensional. Kebetulan peraturan KPU juga masih dibahas," ujar Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin, dalam diskusi virtual, Minggu (10/5).

Model kampanye dapat diubah melalui media sosial atau aplikasi berbasis daring. Dia menyakini model tersebut akan mengalami tantangan baru dalam sisi pengawasan, agar tidak ada peserta yang menyalahi aturan.

Baca juga: Pasca Penundaan, KPU Sarankan Pembiayaan Pilkada dengan APBN

"(Ada) tuntuntan dan tantangan berbeda melibatkan banyak platfrom untuk mengawasi (kampanye)," imbuh Afifuddin.

Lebih lanjut, dia mengatakan perhelatan pilkada serentak dapat menjadi contoh dalam memetakan persolan kampanye di media sosial.

"Sebagaimana kemeriahan pada pemilu 2019 kemarin. (Akhirnya) sangat tergantung dengan teman-temann KPU," tuturnya.

Senior Program Manager International Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA), Adhy Aman, menyarankan pemerintah untuk mempelajari sistem pemilu di Korea Selatan untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Negeri Ginseng dianggap sukses menyelenggarakan pemilu di tengah pandemi covid-19.

Baca juga: Perppu Pilkada Terbit, Bawaslu Segera Aktifkan Panwas Ad Hoc

"Korea Selatan bisa dijadikan pembelajaran," kata Adhy.

Adhy mengatakan pemerintah Korea Selatan rutin berkomunikasi dengan public lewat berbagai cara. Misalnya, menggunakan Youtube  dan aneka infografis untuk menarik perhatian.

Pandemi covid-19 dikatakannya juga memengaruhi cara kampanye peserta pemilu lantaran tidak boleh berkerumun. “Mereka berlomba-lomba menarik simpati masyarakat dengan realitas tertambah (augmented reality), membuat konten di media sosial, hingga berlari sejauh 400 kilometer,” pungkasnya.(OL-11)

 

 

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Perkara Kasus Jiwasraya Segera Disidangkan

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 28 Mei 2020, 09:07 WIB
"Telah melimpahkan, mengenai status penahanan terdakwa maupun berkas perkara dan barang buktinya ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Kasus Said Didu akan Segera Digelarperkarakan

👤Sri Utami 🕔Kamis 28 Mei 2020, 08:40 WIB
HA mangkir dari panggilan dengan dalih tengah dalam situasi pandemi virus korona baru (covid-19) dan ingin menaati aturan pembatasan sosial...
MI/LILIEK DHARMAWAN

Pelibatan TNI dalam Terorisme Bahayakan HAM

👤Emir Chairullah 🕔Kamis 28 Mei 2020, 08:30 WIB
SEJUMLAH akademisi dan aktivis mengecam upaya pemerintah melibatkan TNI dalam menangani aksi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya