Sabtu 09 Mei 2020, 22:41 WIB

Ini Tips Pasien 01 Bisa Sembuh dari Virus Korona

Cindy Ang | Humaniora
Ini Tips Pasien 01 Bisa Sembuh dari Virus Korona

Instagram @sitatyasutami
Sita Tyasutami

 

PASIEN kasus 01 virus korona atua covid-19, Sita Tyasutami, membagikan sejumlah tips melawan virus yang pertama kali menjangkiti Wuhan, Tiongkok itu. Para pasien terinfeksi virus korona perlu selalu berpikir positif.

"Saat awal terkonfirmasi positif, sebenarnya gejala-gejala saya sudah hampir sembuh hanya tersisa batuk. Tapi dengan stres mental breakdown, gejala-gejala saya kembali datang," ucap Sita di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (9/5).

Baca juga: Jokowi Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama di Indonesia

Dengan pemikiran positif, kata dia, sejatinya menjadi dukungan internal dalam meningkatkan imunitas tubuh. Dia mengaku setelah menerapkan pola pikir positif, gejala-gejala penyakit covid-19 mulai mereda.

"Waktu isolasi, saya yoga, olahraga, menari, aktif, dan dibawa happy. Lama-lama gejala tersebut hilang dan sistem imunitas saya naik dan sembuh," kata Sita.

Tak hanya itu, dia juga mendapat dukungan eksternal dari keluarga, teman dekat, tenaga medis dan publik. Dukungan tersebut juga memberi sumbangsih penting bagi peningkatan imunitas tubuh Sita.

"Setiap hari berhubungan lewat video call dengan keluarga, teman dan banyak dukungan dari orang-orang yang saya tidak kenal, itu sangat membantu. Support system itu sangat penting," ungkapnya.

Baca juga: Menkes: Indonesia Bebas Virus Korona Berkat Doa

 

Sita mengaku sempat stres hingga depresi kala dirinya diumumkan sebagai pasien 01 covid-19. Bahkan media sosial dan nomor pribadi miliknya tersebar luas di internet.

"Sampai orang-orang enggak kenal menghubungi saya, bombardir saya di media sosial. Saya kekeuh nyalain tv semua. Lama-lama saya matiin, media sosal enggak buka sampai lima hari karena saya stres. Jadi saya menghindari stres itu," cerita Sita.

Kemudian, keluarga Sita memberikan motivasi agar melakukan tindakan positif. Caranya dengan memberikan kampanye positif terkait virus korona demi mengurangi kepanikan masyarakat.

"Saya ubah mindset saya. Kita berikan semangat untuk orang lain. Saya juga menjadi tenang dan merasa berguna dengan hal positif yang saya lakukan. Terpapar virus itu bukan aib, siapapun bisa kena, tidak memandang bulu," ungkap Sita.

Setelah sembuh dan keluar dari rumah sakit, dia beserta keluarga harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Hingga kini pun, Sita dan keluarga tetap mengikuti imbauan protokol kesehatan dan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan pemerintah.

Sita mengimbau masyarakat untuk kembali membudidayakan prinsip gotong royong antarsesama. Ha ini demi memutus rantai penyebaran covid-19 semakin meluas.

"Kami juga sekarang melakukan fundraising untuk membantu mereka yang terdampak covid-19. Bagi yang mampu bisa ikut membantu mereka yang terdampak ekonomi baik dengan pembagian masker atau apapun itu," ucap Sita. (X-15)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Didik Suhartono

KLHK Gagalkan Penjualan Daring Cucak Hijau di Samarinda

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:46 WIB
Kasus ini bisa terungkap berawal dari laporan warga mengenai adanya perdagangan cucak hijau yang diunggah di media sosial Facebook.167...
Thinkstock

Kemenag Kota Tasikmalaya Sosialisasikan Pembatalan Haji

👤Kristiadi 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:30 WIB
Calhaj yang melunasi biaya ibadah tahun ini dipastikannya akan berangkat 2021. Mereka juga akan mendapat nilai manfaat dari biaya pelunasan...
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19/Tim Riset MI-NRC

Daerah kembali Bawa Kabar Baik

👤Ata/Fer/Ins/X-10 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:22 WIB
Enam provinsi dilaporkan tidak mengalami penambahan kasus covid-19. Keenamnya ialah Aceh, Bengkulu, Riau, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya