Sabtu 09 Mei 2020, 19:50 WIB

Kebencian dan Xenofobia Akibat Covid-19 Tak Terjadi di Indonesia

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora
Kebencian dan Xenofobia Akibat Covid-19 Tak Terjadi di Indonesia

JENS SCHLUETER / AFP
Ilustrasi Virus Korona

 

SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres, menyerukan ‘upaya habis-habisan’ untuk mengakhiri apa yang ia sebut sebagai ‘tsunami kebencian dan xenofobia’ yang dipicu oleh pandemi virus korona jenis baru (covid-19), tanpa menyebut nama negara-negara tertentu, Jumat (80/5).

Menurutnya, pandemi terus menumpahkan tsunami kebencian dan xenofobia, kambing hitam, serta keresahan.

Namun, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan banyaknya kebencian dan keresahan hingga xenofobia di dunia tak terjadi di Indonesia.

Menurut Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, masyarakat Indonesia berbeda dengan yang terjadi di AS maupun di Eropa.

Meski begitu, Indonesia tetap merasakan penderitaan yang hebat akibat covid-19 dalam dampak sosial ekonomi, tetapi tidak memunculkan sikap xenofobia.

"Indonesia tidak memiliki sijap xenofobia yang anti pada bangsa tertentu dengan tuduhan bahwa penderitaan ini akibat perbuatan negara tertentu," ujar Taufan kepada Media Indonesia, Sabtu (9/5).

Taufan mengatakan sikap kritis yang muncul terhadap kebijakan pemerintah pun tidak menunjukkan perlawanan yang ekstrem.

"Buktinya kebanyakan masyarakat mematuhi protokol dan aturan lain yg disampaikan pemerintah," ucapnya.

Taufan beranggapan kritik yang disampaikan masyarakat terhadap kinerja pemerintah memerangi pandemi pun masih di tahap wajar.

"Adapun kritik terhadap TKA asal Tiongkok, saya kira masih dalam batas kewajaran dan tidak sampai menimbulkan sikap anarki," ungkapnya. (OL-4)

Baca Juga

MI/Djoko Sarjono

Kunci Kenormalan Baru itu Cuma Disiplin Diri

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 05 Juni 2020, 16:20 WIB
TANPA pendisiplinan protokol kesehatan, bukan tidak mungkin akan muncul klaster baru kasus Covid-19 yang lebih parah dari kondisi yang...
Antara

15 dari 36 Nakes Positif Covid di Bengkulu Sembuh

👤Marliansyah 🕔Jumat 05 Juni 2020, 15:50 WIB
SEBANYAK 15 dari 36 orang tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di rumah sakit rujukan covid-19 di Provinsi Bengkulu, telah dinyatakan...
Sekretariat Presiden

Terapkan Protokol Kesehatan, Jokowi Salat Jumat di Masjid Istana

👤Dhika Kusuma Winata/Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 05 Juni 2020, 15:32 WIB
Di sejumlah titik di sekitar lokasi masjid turut disediakan sarana cuci tangan baik menggunakan sabun maupun hand sanitizer dan tisu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya