Sabtu 09 Mei 2020, 21:00 WIB

Gemas! Bayi Gajah Lahir Saat Pandemi Bernama Covid

Dede Susianti | Humaniora
Gemas! Bayi Gajah Lahir Saat Pandemi Bernama Covid

Antara
Bayi gajah bernama Covid saat bersama orang tuanya

 

SATWA koleksi sejumlah kebun binatang yang dikelola Taman Safari Indonesia (TSI) baru saja melahirkan bayi-bayi yang sehat.

Kabar gembira itu disampaikan Direktur TSI Bogor Jansen Manangsang yang juga salah satu pendiri TSI, di TSI Bogor, di Cisarua (Puncak), Sabtu (9/5).

Bahkan dia sempat mengajak Media Indonesia melihat langsung bayi gajah yang baru lahir tersebut.

Karena lahir di masa pandemi virus korona (covid-19), bayi-bayi satwa tersebut diberi nama yang sama.

Jansen menyebutkan, karena lahir jantan, bayi gajah Sumatera di TSI Cisarua diberi nama Covid. Sedangkan gajah yang di TSI Prigen diberi nama Korona karena lahir betina. Sedangkan bayi jerapah di TSI Bali, karena yang lahir jantan, maka dia pun diberi nama Covid.

"Di mana-mana kabar meninggal, di sini kabarnya melahirkan. Di sini (Bogor), satu gajah hamil dan satu gajah melahirkan. Ibu Menteri Siti Nurbaya Bakar memberikan nama Covid, supaya mengingat situasi ini ada. Di TSI II di Prigen, Jawa Timur, diberi nama korona karena yang lahirnya gajah betina. Lucu sekali, mengingat situasi jaman ini. Menghasilkan hewan-hewan yang sangat bagus sekali. Begitu juga dengan yang di Bali, jerapah jantan baru lahir, makanya diberi nama covid lagi," terangnya.

Sementara, Head Keeper TSI Cisarua Bogor M Sodik menjelaskan lebih detil tentang bayi gajah Covid yang lahir di tempatnya bekerja.

Covid lahir dari induk Gajah Sumetera, dari Riau dengan ibu bernama Nina dan ayah bernama Kodir. Dia lahir secara normal.

"Gajah ini lahir dengan normal, hanya sedikit dibantu. Lahirnya pada hari Selasa (28/4), pukul 02.25 wib atau dini hari. Dia lahir jantan dari induk Nina dan jantannya Kodir. Dia punya berat 82,25 kg dengan tinggi 90 centi meter,"katanya.

Covid ini, jelasnya, adalah bayi gajah ke-29 yang lahir di TSI Cisarua, Bogor. Secara keseluruhan di tempat wisata yang memiliki luas area lebih dari 260 hektare itu ada 51 gajah.

"Kondisi sekarang sehat normal dan baik. Dan kita juga kasih suplemen untuk memperlancar air susu, untuk penguat tulang. Bahkan 3 bulan sebelumnya sudah dipersiapkan untuk nutrisi pakannya. Kita spesialkan, ada makanan tambahan dan nutrisi," pungkasnya. (OL-8).

 

Baca Juga

covid19.go.id/Riset MI-NRC

Pola Hidup Baru Turunkan Penularan Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:47 WIB
Data terbaru pasien sembuh dari covid- 19 bertambah lagi 252 orang sehingga total pasien sembuh menjadi...
MI/BARY FATHAHILAH

Kemenag Beri Wewenang kepada Kecamatan

👤Ifa/Ins/JS/X-11 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:30 WIB
Kebijakan itu akan dievaluasi setiap bulan terkait dengan situasi pandemi. Bila ada rumah ibadah di sebuah kecamatan tapi sering digunakan...
Dok Instagram @armandmaulana04

Armand Maulana Hibur Tenaga Medis

👤MI 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:10 WIB
PENYANYI Armand Maulana, 49, telah menjalankan beragam aksi sosial selama pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya