Sabtu 09 Mei 2020, 18:44 WIB

Ini Penjelasan Kapolres Nagekeo soal Kebakaran di RSD Aeramo, NTT

Ignas Kunda | Nusantara
Ini Penjelasan Kapolres Nagekeo soal Kebakaran di RSD Aeramo, NTT

MI/IGNAS KUNDA
Kapolres Nagekeo AKBP Hendrik Fai saat di lokasi kebakaran di Rumah Sakit Daerah Aeramo, Nagekeo, NTT.

 

PASCA kebakaran dua ruangan farmasi di Rumah Sakit Daerah Aeramo, Nagekeo, NTT, sekitar pukul 3.00 WITA, Sabtu (9/5), membuat obat-obatan dan sejumlah alat pelindung diri serta alat rapid test ludes terbakar. Polres Nagekeo juga telah memintai keterangan para saksi.

Menurut Kapolres Nagekeo, AKBP Hendrik Fai, berdasarkan keterangan saksi bernama Ririn Juliana Pe, 23, yang merupakan petugas rekamedis di lokasi kejadian, menceritakan sampat mendengar adanya bunyi sebuah benda jatuh ketika ia berada di depan pintu masuk rumah sakit. 

Baca juga: NTT Carter Pesawat untuk Jemput Sampel Tes Swab

Seketika, saksi pun berhenti dan terdiam dan melihat ke arah datangnya sumber bunyi tersebut yang diperkirakan datang dari arah ruang farmasi. Saksi pun meneruskan langkahnya yang hendak membuang sampah pada saat itu dan masuk kembali ke ruangan serta memberitahukan kejadian yang sempat ia dengar tersebut kepada rekan kerjanya, Ronny.

Saksi pun mengaku sempat mendengar bunyi serupa berulang kali hingga bau seperti benda terbakar pun tercium oleh Ririn dan Ronny. Keduanya langsung ke luar ruangan dan mencari sumber bau tersebut sampai mendapati ruang farmasi telah berasap. Keduanya langsung berinisiatif mengambil gambar dengan kamera ponselnya dan memberitahukan kepada semua rekan kerja melalui group WhatsApp.

"Saksi membangunkan teman di ruang LPRS yang tidur untuk bantu memadamkan api dan beteriak meminta tolong. Sesaat, banyak warga yang datang untuk membantu memadamkan api," jelas Hendrik mengutip laporan saksi, Sabtu (9/5).

PIhak kepolisian pun langsung turun ke lokasi kejadian dengan memasang garis polisi, mengumpulkan bukti-bukti untuk melakukan penyelidikan sebab terjadinya kebakaran.

Sedangkan, pihak Rumah Sakit Daerah Aeramo saat ini sangat membutuhkan bantuan dari pihak manapun. Untuk kebutuhan obat bagi pasien yang saat ini tengah dirawat, Direktur RSD Aeramo, Reni Wahyuningsih, mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan suplai obat dari Dinkes Kabupaten.

"Ini sudah dapat bantuan dari Kabupaten, kami sudah kirimkan permintaan ke Dinkes provinsi, besok ada pesawat khusus kirim obat ke sini" katanya.

Reny menyatakan jumlah kerugian akibat kebakaran pihaknya masih sementara menghitung, namun kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. (OL-6)

Baca Juga

MI/Ramdani

Pengumuman Kelulusan dan Kenaikan Kelas di Sumenep Lewat WhatsApp

👤Mohammad Ghozi 🕔Senin 01 Juni 2020, 16:26 WIB
"Karena berada pada masa belajar di rumah, pengumuman kelulusan SD dan SMP akan disampaikan melalui pesan berantai maupun grup...
ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Sidoarjo akan Gunakan Mal Pelayanan Publik untuk Tempat Isolasi

👤Heri Susetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:57 WIB
"Kita akan gunakan lantai atas MPP untuk tempat isolasi dan perawatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf...
Ilustrasi

Pelaku Penyerangan Polsek, Diduga Simpatisan ISIS

👤Yona Hukmana 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:55 WIB
Pelaku penyerangan Polsek Daha Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (1/6), yang menewaskan satu anggota polisi itu, diduga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya