Sabtu 09 Mei 2020, 18:14 WIB

Ini Kenapa Perempuan Jadi Lebih Rentan Stres ketimbang Laki-Laki

Ardi Teristi | Sela
Ini Kenapa Perempuan Jadi Lebih Rentan Stres ketimbang Laki-Laki

Dok MI
Ilustrasi

PEREMPUAN semestinya lebih mampu mengendalikan stres dibandingkan laki-laki mareka tingginya hormon esterogen dalam tubuh.

Ketua Program Studi Pendidikan Spesialis Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM Ronny Tri Wirasto menjelaskan, perempuan sebenarnya lebih mampu mengendalikan stres dibandingkan laki-laki.

Perempuan mampu mengendalikan stres dengan hormon esterogen dalam tubuh yang berfungsi memblokade efek negatif stres di otak.

"Harusnya perempuan lebih tahan stres dibanding laki-laki karena laki-laki hormonnya mudah labil sehingga emosinya naik turun," kata psikiater di RSUP Sardjito dalam siaran pers dari Humas UGM.

Baca juga: BKKBN Perkirakan Baby Boom karena Pandemi Korona

Namun, perempuan yang semestinya stabil secara emosional justru menjadi lebih emosional.

Ronny memaparkan perempuan mejadi lebih rentan secara emosi dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya terkait kesehatan fisik.

Secara umum, perempuan tidak begitu memperhatikan kondisi tubunya. Misalnya, jika sakit diabaikan dan akhirnya menumpuk sehingga lebih rentan.

Selain itu, perempuan mempunyai kecenderungan lebih pemikir ketimbang laki-laki. Perempuan sering memikirkan sesuatu secara berlebihan yang membuatnya rentan mengalami stres.

"Perempuan berpikirnya mendalam dalam banyak hal dan ini bisa memicu stres itu sendiri," pungkas dia. (X-15)

 

Baca Juga

Duta

Aerobik Tingkatkan Memori pada Lansia

👤Sci-News/Nur/X-11 🕔Kamis 04 Juni 2020, 04:53 WIB
Pencitraan otak dari kelompok aerobik, yang diambil saat mereka beristirahat di awal dan akhir penelitian, menunjukkan peningkatan aliran...
Seno

Jiwa Penolong Anjing

👤ScienceDaily/Nur/X-10 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:22 WIB
Sebanyak 84% dari mereka menyelamatkan...
Seno

Kanibalisme pada Dinosaurus

👤Livescience/Hym/X-10 🕔Selasa 02 Juni 2020, 04:49 WIB
Menurut penulis utama studi, Stephanie Drumheller, mungkin predator ini terpaksa memakan mayat jenis mereka sendiri sebagai upaya terakhir...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya