Sabtu 09 Mei 2020, 15:45 WIB

Dukcapil DKI: 23.276 Akta Kelahiran Diurus Secara Daring

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Dukcapil DKI: 23.276 Akta Kelahiran Diurus Secara Daring

AFP/Lillian SUWANRUMPHA
Dua bayi diberikan pelindung wajah di sebuah rumah sakit di Bangkok, Thailand.

 

SELAMA Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, warga bisa mengurus akta kelahiran secara daring. Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta, Dhanny Sukma, warga dapat mengakses lewat aplikasi bernama Akses Langsung Pelayanan Dokumen Cepat dan Akurat atau Alpukat Betawi untuk menginput data bayi mereka.

"Sudah 23.276 akta kelahiran yang terdaftar secara daring selama PSBB," ujar Dhanny kepada Media Indonesia, Jakarta, Sabtu (9/5).

Baca juga: Zona Merah Korona di Kabupaten Bogor Bertambah lagi

Mengurus akta kelahiran secara daring itu dimaksudkan untuk mengurangi interaksi warga ditengah PSBB saat ini. Dhanny juga menerangkan, warga yang baru melahirkan bayi bisa meminta bantuan kepada petugas fasilitas kesehatan (faskes) tersebut untuk mengisi data-data akta kelahiran.

Setelah diverifikasi dan dicetak, petugas Dukcapil setempat langsung mengantar ke faskes atau rumah sakit. Data yang sudah dicetak itu diserahkan ke pasien di faskes tersebut sebelum pasien kembali ke rumah.

"Tidak lama prosesnya. Kalau syaratnya lengkap sejak data diinput, kurang satu jam bisa kita selesaikan aktanya," terang Dhanny.

Selain itu, Dhanny mengatakan warga bisa langsung datang ke 141 rumah sakit atau faskes pusat, daerah, puskesmas, swasta, klinik dan praktek mandiri bidan yg telah bekerjasama dengan Dukcapil terkait penerbitan akta kelahiran.

Setelah mengurus tersebut, warga mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk bayi mereka, lalu bayi yang dilaporkan kelahirannya terdaftar dalam Kartu Keluarga dan diberi Nomor Induk Kependudukan (NIK). (OL-6)
 

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Pembukaan Sekolah di Jakarta Tergantung Perkembangan Kasus

👤Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 21:06 WIB
DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang...
AFP

Kasus Baru Positif Korona di Jakarta Bertambah 1.015 Orang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 21:00 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 63 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.559...
Antara/Akbar Nugroho

DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 20:43 WIB
Bangkitnya sektor pariwisata bisa meningkatkan pertumbuhan pajak hotel dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya