Sabtu 09 Mei 2020, 08:31 WIB

Ruang Obat di RSUD Aeramo Terbakar

Ignas Kunda | Nusantara
Ruang Obat di RSUD Aeramo Terbakar

MI/Ignas Kunda
Garis polisi dipasang di akses masuk RSUD Aenamo pascakebakaran.

 

KEBAKARAN terjadi sekitar pukul 03.00 WITa di dua ruangan farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeramo, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sabtu (9/5).

Api membakar begitu cepat dan baru bisa padam sekitar satu jam kemudian.

Warga sekitar yang datang ke lokasi kejadian berusaha menolong dengan mendatangkan mobil tangki pikap untuk melakukan penyiraman. Namun, usaha warga tidak menuai hasil maksimal, obat-obatan di rumah sakit itu ludes terbakar.

Baca juga: KLHK Amankan 1.266 Ekor Burung Pleci Ilegal

Tidak adanya mobil pemadam kebakaran dan telatnya mobil tangki air dari BNPB setempat membuat warga memberikan pertolonga seadanya.

Kebakaran menyebakan kepanikan sehingga semua petugas medis berhamburan ke area parkir gedung rumah sakit.

Pasien yang sedang dalam proses persalinan terpaksa harus mendapatkan bantuan di selasar rumah sakit.

Aktivitas rumah sakit sempat terhenti selama 3 jam akibat petugas medis yang keluar gedung rumah sakit takut dan aliran listrik dimatikan demi mencegah kemungkinan jatuhnya korban.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan ratusan juta rupiah. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Septianda Perdana

New Normal Untuk Menjaga Relasi Manusia dengan Lingkungan Hidup

👤Apul Iskandar 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 12:52 WIB
Jika pola relasi dengan alam tidak berubah, dan menganggap alam hanya objek untuk memenuhi kentuhan manusia, maka di masa mendatang akan...
MI/Ferdinandus Rabu

BST Diperpanjang Sampai Desember, Kemajuan Desa Bisa Melambat

👤Ferdinandus Rabu 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 12:32 WIB
Rencana pemerintah memperpanjang bantuan sosial sampai Desember dikhawatirkan bisa mengganggu pembangunan...
MI/Dwi Apriani

Perwali PSBB Palembang Resmi Diubah

👤Dwi Apriani 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 12:24 WIB
Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, ada beberapa poin yang aturan dalam Perwali direvisi sebab PSBB tahap kedua ini lebih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya