Sabtu 09 Mei 2020, 07:04 WIB

Mensos Minta Pemda Segera Penuhi Kekurangan Data Penerima Bansos

Ihfa Firdausya | Humaniora
Mensos Minta Pemda Segera Penuhi Kekurangan Data Penerima Bansos

ANTARA/Muhammad Iqbal
Mensos Juliari P Batubara (kanan) memberikan uang bantuan pemerintah kepada warga saat meninjau pencairan BST di Curug, Tangerang, Banten.

 

MENTERI Sosial Juliari P Batubara mendorong pemerintah daerah untuk secepatnya memenuhi kebutuhan data penerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Percepatan itu perlu dilakukan agar distribusi bansos rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“Dari target 9 juta KK, hari ini, kami belum mendapat 100%. Data baru yang kami terima ada 7,8 juta KK. Masih ada daerah yang belum mengirimkan data. Kami sudah minta dikirim kekurangannya yang 1,2 juta KK,” kata Mensos dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (8/5).

Dia menyebut persoalan data penerima bansos tidak bisa dilepaskan dari peran daerah. Salah satu alasannya karena daerah yang paling memahami kondisi warga yang terdampak pandemi covid-19.

Baca juga: Terus Update Data, Pemerintah Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Sebelum distribusi bantuan dilakukan, Mensos telah menggelar pertemuan melalui video conference dengan para pemimpin daerah, baik itu gubernur, wali kota, maupun bupati. Melalui komunikasi tersebut, Kemensos memberikan keleluasaan kepada pemda untuk mengusulkan penerima bantuan sosial.

Dalam hal ini, pemda dipersilakan menyalurkan bansos kepada penerima di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Kementerian Sosial.

“Jadi sebenarnya prosedurnya tidak sulit. Tidak benar kalau dikatakan prosesnya njllimet (rumit). Kami tidak 'mengunci' daftar penerima bansos hanya dari DTKS kami. Karena kami memahami yang menjadi kebutuhan daerah,” kata Mensos.

Kemensos sudah memberikan kemudahan kepada kepala daerah untuk menggunakan data warga miskin pada DTKS yang belum mendapatkan bantuan baik dari Desil 2, Desil 3, Desil 4 dan non desil.

“DTKS kami hanya jadi referensi. Tidak harus menjadikan DTKS sebagai satu-satunya data untuk penerima bansos tunai. Kami berharap pemkab dan pemkot datanya akurat sehingga bansos tepat sasaran,” kata Mensos.

Mensos menyatakan penyaluran BST kini sedang berjalan dengan jumlah 1,8 juta KK melalui Kantor Pos. Adapun distribusi melalui Bank-Bank Himbara dengan mekanisme transfer sebanyak 785.000 KK.

Per 9 Mei ini, total KK yang telah terdistribusi BST sebanyak 2,6 juta KK.

“Distribusi melalui transfer bank untuk penerima bansos yang memiliki nomer rekening. Adapun yang tidak memiliki rekening, dibayarkan di Kantor Pos, dengan mendapatkan undangan lebih dulu,” tandasnya. (OL-1)

Baca Juga

Medcom.id

Sudah 63.029 Desa Terima BLT Dana Desa

👤Iam/X-7 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:10 WIB
Beberapa masalah terhambatnya penyaluran BLT dana desa, antara lain adanya kepala desa yang baru dilantik saat penyaluran BLT. Selain itu,...
MI/FERDINANDUS RABU

Mengunjungi Rumah-Rumah demi Minat Baca Anak

👤Ferdinandus Rabu/X-7 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:50 WIB
Upaya yang dilakukan dari rumah ke rumah itu bertujuan agar minat baca anak tetap terjaga di tengah pandemi covid-19 saat...
Antara

Tidak Ada Kasus Baru di 7 Provinsi

👤Ifa/Pra/X-10 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:35 WIB
Hingga kemarin, sebanyak 6.057 pasien covid-19 dinyatakan sembuh. Angka itu meningkat sebanyak 180 orang dari hari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya