Sabtu 09 Mei 2020, 06:48 WIB

Bansos Sembako Presiden Mulai Didistribusikan di Bodetabek

Ihfa Firdausya | Megapolitan
Bansos Sembako Presiden Mulai Didistribusikan di Bodetabek

MI/BARY FATAHILAH
Petugas pos memindahkan dan menata logistik bantuan sosial untuk didistribusikan kepada warga di Kantor Pos Sawangan, Depok, Jawa Barat.

 

KEMENTERIAN Sosial mulai menyalurkan bantuan sosial sembako (Bansos sembako) dari Presiden untuk Kabupaten Bogor, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel), Depok dan Bekasi (Bodetabek). Secara simbolik, distribusi bansos sembako mulai dilakukan di Kota Tangsel, Jumat (8/5).

Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras bersama Wali Kota Tangsel Airien Rachmy Diani mengecek langsung proses distribusi bansos sembako kepada masyarakat terdampak covid-19. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin dan segenap jajaran Forpimda Tangsel.

“Hari ini, kami melakukan pengecekan sejauh mana kesiapan distribusi bansos sembako, sekaligus melakukan supervisi. Ini merupakan penyaluran Tahap I. Kemudian dua minggu lagi, akan kami salurkan Tahap II,” kata Hartono di Ciputat, Kota Tangsel, Jumat (8/5), seperti dikutip dari keterangan resmi.

Baca juga: DPRD Ingatkan Jangan Ada Tumpang Tindih Data Penerima Bansos

Menurut Hartono, distribusi bansos sembako menjangkau 1,9 juta kepala keluarga (KK). Antara lain 1,3 juta KK untuk DKI Jakarta dan 600.000 KK untuk Bodetabek. Sementara Tangsel sendiri mendapat alokasi 75.961 KK.

“Kita mulai penyaluran bansos untuk sembako di Jakarta pada 20 April, di depan Istana. Kemudian, sejak itu distribusi memang kita konsentrasikan untuk Jakarta. Karena Jakarta pada waktu itu PSBB-nya pertama. Nah, setelah itu baru menyusul Bodetabek,” jelasnya.

Penyaluran bansos di wilayah Bodetabek akan dilaksanakan selama 3 bulan dengan rincian 2 kali penyaluran setiap bulannya. Nilai bantuan sebesar Rp300.000 sekali penyaluran atau Rp600.000 per bulan per KK.

Kemensos terus mengakselerasi distribusi bansos sembako sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo agar proses distribusi tuntas sebelum Idul Fitri.

Sejauh ini, pemadanan data dari daerah yang menjadi acuan distribusi bansos sembako dan bansos tunai masih terus diperkuat.

Dari beberapa kali kunjungan langsung ke titik-titik distribusi bansos sembako di DKI Jakarta, Menteri Sosial Juliari P Batubara meminta agar bansos diberikan kepada mereka memang membutuhkan bantuan.

Oleh karena itu, Kemensos terus mengingatkan Pemda agar memperbarui data sehingga masyarakat penerima bansos adalah yang benar-benar belum mendapatkan bansos sebelumnya.

Kemensos sendiri sudah memberikan keleluasaan kepada pemda untuk menyampaikan data kepada Kemensos. Pemda dipersilakan menyalurkan bansos kepada penerima di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Kementerian Sosial.

“Jadi, sebenarnya, prosedurnya tidak sulit. Tidak benar kalau dikatakan prosesnya njllimet (rumit). Kami tidak 'mengunci' daftar penerima bansos hanya dari DTKS kami. Justru situasi saat ini banyak keluarga/masyarakat yang terkena dampak covid-19 yang memerlukan bansos,” pungkas Sekjen. (OL-1)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Pengurusan SIKM Jakarta Dikeluhkan Masyarakat

👤MI 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:30 WIB
KEPALA Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra tidak menampik banyaknya...
 ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.

Pengusaha Mal Berjanji Terapkan Jaga Jarak Fisik

👤MI 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:15 WIB
KETUA Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat mengungkapkan pengelola pusat belanja dan retailer telah...
Putri Yuliani

Ibu Kota belum Siap Hadapi Normal Baru

👤MI 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:05 WIB
SEMANGAT normal baru (new normal) yang demikian kuat berembus semakin menekan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar ikut...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya