Jumat 08 Mei 2020, 16:59 WIB

Pengetatan Arus Balik ke DKI, Polda: Harus Tertib dan Jelas

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Pengetatan Arus Balik ke DKI, Polda: Harus Tertib dan Jelas

Antara
Petugas kepolisian memeriksa bak truk di jalan tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Jawa Barat, Kamis (7/5).

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan berencana memperketat arus balik ke Jakarta. Menanggapi hal tersebut, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengaku setuju dengan kebijakan tersebut.

Baca juga: Presiden Terbitkan Perpres Jabodetabek-Punjur, Ini Isinya

Namun, Sambodo meminta Pemprov DKI Jakarta menyiapkan aturan hukum yang jelas sebelum membatasi warga yang ingin kembali ke Jakarta.

"Setuju dan siap, tapi yg pertama aturan hukumnya harus jelas, kita berharap kita diajak duduk bersama untuk membahas SOP-nya seperti apa," tutur Sambodo kepada Media Indonesia, Jumat (8/5).

Sambodo menambahkan, kepolisian membutuhkan kejelasan kebijakan tersebut lantaran anggotanya nanti yang akan menjadi garda terdepan untuk menyeleksi pemudik balik ke Jakarta.

Baca juga: Presiden Jokowi Izinkan Pembangunan Pulau C, D, G, dan N

Adanya rencana tes kesehatan untuk orang yang masuk ke Jakarta juga dirasa Sambodo perlu dipertimbangkan lebih lanjut.

"Bakal ada cek kesehatan dan sebagainya. Tapi, siapa yang akan memeriksa mereka?" tuturnya.

Sambodo pun meminta Pemprov DKI untuk membantu Polri saat bertugas di lapangan. "Ya harus tertib dan harus jelas. Misalnya, anggota saya yang menghentikan kendaraan, tapi untuk memeriksa persyaratan dari Pemprov DKI," paparnya.

Sambodo juga menyoroti perihal kebutuhan anggaran yang dinilai cukup besar untuk melaksanakan penyekatan di pos-pos pengamanan agar pemudik tak meninggalkan Jakarta atau kembali dari kampung halaman.

"Pembuatan pos PSBB serta selama kegiatan PSBB, seluruh kucuran dananya berasal dari Polri," ujarnya. (X-15)

Baca Juga

MI/Bary Fathahilah

Pelanggaran PSBB Meningkat, Jumlah Denda Capai Rp700 Juta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:23 WIB
Angka ini mengalami peningkatan 14,2% karena pada 29 Mei tercatat jumlah denda yang terkumpul mencapai Rp600...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Tirai Plastik Tameng Penyebaran Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:45 WIB
SUASANA berbeda terlihat di sejumlah kios pasar di wilayah Kota...
 MI/PIUS ERLANGGA

Sejak April, 1.290 Perusahaan Disidak, 210 Ditutup

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:42 WIB
Tercatat sebanyak 210 perusahaan telah ditutup dari hasil sidak tersebut. Para perusahaan itu merupakan perusahaan yang bergerak di bidang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya