Jumat 08 Mei 2020, 15:47 WIB

Dirjen GTK Kemdikbud Baru Diminta Jamin Upah Guru Honorer

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Dirjen GTK Kemdikbud Baru Diminta Jamin Upah Guru Honorer

Antara
Proses belajar mengajar (PBM) secara daring di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/4).

 

IKATAN Guru Indonesia (IGI) meminta Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang baru segera menuntaskan persoalan upah layak guru honorer.

"Dirjen GTK seharusnya menjamin bahwa tak ada lagi guru di seluruh Indonesia, apapun statusnya, yang mendapatkan upah di bawah upah minimum regional (UMR)," kata Ketua Umum IGI Muhammad Ramli Rahim dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5)

Baca juga: Terdampak Korona, Guru Honorer di Lampung Beralih Jualan Cilok

Apalagi dalam masa pandemi virus korona atau covid-19, jutaan guru honorer tengah menghadapi situasi sulit dengan pendapatan yang tidak jelas karena mereka tidak lagi hadir di ruang ruang kelas.

Baca juga: Mas Menteri Nadiem Lantik Stafsusnya Jadi Dirjen Kemdikbud

Kata Ramli, sementara selama ini mereka digaji per jam sesuai dengan jam pengajaran mereka.

"Guru-guru di sekolah swasta mengalami nasib yang jauh lebih parah karena anak didik dan orangtua anak didik enggan membayar uang sekolah selama masa belajar di rumah," sebutnya

IGI juga berharap Dirjen GTK tidak ikut-ikutan heran dengan berbagai situasi dan kondisi guru di Indonesia tetapi lebih berpikir mencari dan menemukan solusi bagaimana menuntaskan masalah masalah tenaga pendidik yang saat ini lebih dari 60% berstatus non PNS.

"Gelombang guru pensiun yang semakin besar dari tahun ke tahun juga menjadi ancaman serius akan ketersediaan tenaga pendidik Indonesia, sementara itu kekecewaan para pendidik di daerah khusus juga perlu mendapat perhatian dari Dirjen GTK. Guru-guru daerah khusus ini adalah Garda terdepan kita di daerah 3T baik yang berstatus PNS apalagi yang berstatus honorer," terangnya.

Selain itu, penentuan daerah khusus pendidikan yang mengacu kepada data Kementerian desa tentu saja menjadi masalah karena beberapa kabupaten tidak termasuk Daerah Tertinggal oleh Kementerian Desa tetapi mereka memiliki Kecamatan Kecamatan atau desa desa yang sangat terpencil.

"Bahkan memiliki medan yang sangat sulit untuk dicapai seperti misalnya Pangkajene dan kepulauan yang dari sisi Kabupaten nya terhitung Sejahtera tapi memiliki kepulauan-kepulauan yang sangat jauh dari daratan," lanjutnya

Dia menegaskan, Dirjen GTK harus membuat prototipe guru ideal sehingga guru-guru mampu melakukan upaya maksimal untuk bisa mencocokkan diri dengan prototipe tersebut. Kemdikbud juga diminta untuk tidak mengandalkan layanan pendidikan berbayar bagi dunia pendidikan karena fungsi dan peran guru tidak akan mungkin bisa dilepaskan dengan keberadaan layanan pendidikan berbayar tersebut terutama dari sisi pendidikannya. (X-15)

Baca Juga

MI/Permana

PGRI : Pemerintah Perlu Susun Kurikulum Era Pandemi untuk Sekolah

👤Antara 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 22:35 WIB
Dia menambahkan kurikulum sekarang yang padat konten, sulit mendorong anak untuk belajar secara mandiri di...
Dok. JCUIM

Yayasan Jokowi Center Berdonasi ke Warga Terdampak Covid-19

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 22:30 WIB
Adapun mekanisme pembagiannya melalui pendataan mandiri yang dibagikan langsung para Relawan Jokowi Center Peduli (JCP) di masing masing...
AFP

Mantan Rektor Yakin Virgin Coconut Oil Bisa Matikan Covid-19

👤Henri Siagian 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 21:53 WIB
Terkait manfaat VCO, guru besar Fakultas Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi (MIPA) Untan itu mengklaim sudah digunakan dalam pengobatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya