Jumat 08 Mei 2020, 15:25 WIB

Selama PSBB, Saptol PP Berikan 3 ribu Teguran Tertulis

Putri Anisa Yuliani | Politik dan Hukum
Selama PSBB, Saptol PP Berikan 3 ribu Teguran Tertulis

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Petugas Satpol PP menertibkan warung makan yang melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Cililitan, Jakarta

 

SELAMA masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung sejak 10-23 April dan masih berlaku sampai saat ini karena perpanjangan, Satpol PP DKI Jakarta telah memberikan 3ribuan sanksi berupa teguran tertulis kepada masyarakat.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan 3 ribuan sanksi teguran tertulis itu diberikan selama Satpol PP melakukan patroli di seluruh wilayah Jakarta.

"Teguran tertulis itu kan diberikan kepada mereka-mereka yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB," kata Arifin saat dihubungi, Jumat (8/5).

Arifin menjelaskan sanksi teguran tertulis diberikan karena berbagai jenis pelanggaran seperti berkerumun di tempat umum, masih membuka usaha bagi yang bergerak di sektor yang tidak dikecualikan, hingga tidak memakai masker.

"Ada yang melanggar karena usaha masih buka, ada yang karena tidak gunakan masker, ada yang karena jenis usaha diperbolehkan tapi dia melanggar ketentuan protokol kesehatan, dan ada juga restoran gunakan pelayanan di tempat," ungkap Arifin.

Baca juga: ​​​​​​​Satpol PP Siapkan Sanksi Sosial Bagi Pelanggar PSBB

Menurut Mantan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan itu, cukup sulit untuk memberikan teguran tertulis oleh warga yang berkerumun. Sebab, ketika didatangi Satpol PP, kerumunan warga langsung membubarkan diri.

"Kita bisa beri surat kalau mereka tidak kabur. Selama ini kejadiannya kan mereka sering kabur sendiri, membubarkan sendiri," tuturnya.

Arifin mengatakan, warga masih boleh membeli takjil serta mengantre pembelian makanan untuk di bawa pulang di tempat-tempat makan. Namum, ia berharap warga serta pengelola tempat menerapkan jaga jarak atau physical distancing.

"Hanya di sana sesuai petunjuk pedagang pembeli harus pakai masker. Physical distancing diterapkan. Kalau warung, pasar ditutup nanti buka puasa dan sahur pakai apa," tegasnya.(OL-4)

Baca Juga

MI/Martinus Solo

Gubernur Papua Barat Berpeluang Jadi Saksi Kasus Wahyu Setiawan

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 10:30 WIB
Dominggus disebut dalam dakwaan menitipkan Rp500 juta untuk Wahyu terkait pemilihan calon anggota KPU Papua...
DOK DPR RI

Sufmi Dasco Optimistis New Normal Dapat Berjalan Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 10:00 WIB
Tim Satgas Lawan Covid-19 DPR RI berkunjung ke Kementerian Koordinator Perekonomian untuk mendapatkan penjelasan lebih detail tentang...
ANTARA/Yudhi Mahatma

KPK Awasi Bansos Lewat Aplikasi Jaga

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 09:45 WIB
Segala keluhan mengenai bansos yang masuk dari aplikasi itu akan diteruskan KPK ke pemerintah daerah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya