Jumat 08 Mei 2020, 12:53 WIB

PSBB Banjarmasin Diharapkan Jadi Pembelajaran Daerah Lain

Denny Susanto | Nusantara
PSBB Banjarmasin Diharapkan Jadi Pembelajaran Daerah Lain

ANTARA
PSBB di Kota Banjarmasin, Kalsel diperpanjang. Tahap pertama PSBB masih ditemukan banyak pelanggaran.

 

PEMERINTAH Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan yang berencana menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diharapkan dapat belajar dari kebijakan PSBB yang sudah diterapkan di Kota Banjarmasin. Pemprov Kalsel sudah mengajukan tiga daerah tambahan untuk penerapan kebijakan PSBB.
          
"Permasalahan yang muncul terkait kebijakan PSBB di Kota Banjarmasin, hendaknya jadi bahan pelajaran dan evaluasi agar kebijakan tersebut berjalan efektif di daerah lainnya di Kalsel," tutur Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim, Jumat (8/5).

Berdasarkan hasil evaluasi, kebijakan PSBB tahap pertama di Kota Banjarmasin belum efektif. Masih banyak terjadi pelanggaran terkait ketentuan PSBB oleh masyarakat, belum tegas penegakan hukum termasuk permasalahan sosial lain seperti jaring pengaman sosial belum merata.

Pemprov Kalsel melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona telah mengajukan usulan penerapan PSBB untuk tiga daerah lain selain Kota Banjarmasin yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala. Proses usulan PSBB ini sempat tertahan karena perlunya kelengkapan dokumen dan kesiapan daerah berupa ketersediaan sembako, jaring pengaman sosial dan pengamanan kebijakan PSBB.

Pada bagian lain Pemko Banjarmasin secara resmi telah memperpanjang kebijakan PSBB yang berlaku 14 hari mulai Jumat, tanggal 8-21 Mei mendatang. Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengakui kebijakan PSBB yang terapkan pada 24 April lalu belum maksimal.

 
"Berdasarkan hasil evaluasi ditemukan banyak catatan baik dari aspek Peraturan Walikota, satuan tugas, pelaksanaan kebijakan di lapangan seperti di bidang kesehatan, jaring pengaman sosial dan sistem pengamanan kota, juga penegakan hukum," kata Ibnu Sina. 

baca juga: Dua ABK Dilarung di Laut Lepas Warga Miskin Dari Sumsel

Karena itu dalam PSBB tahap dua ini pihaknya akan memperkuat teknis pelaksanaan PSBB dengan membentuk satgas masing-masing bidang kesehatan, pengamanan, penegakan dan sosialisasi.Banjarmasin menjadi daerah tertinggi kasus korona. Tercatat hingga kini kasus positif sebanyak 84 kasus, 53 diantaranya masih dalam perawatan, 15 sembuh dan 16 orang meninggal dunia. (OL-3)

Baca Juga

Istimewa

Empat Perwira Penerbad Korban Helikopter Jatuh

👤Akhmad Safuan 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 18:55 WIB
SEBUAH Helikopter M17 dengan nomor registrasi HA 5141 milik kesatuan Peberbangan Angkatan Darat (Penerbad) jatuh di dekat Kawasan Industeri...
dok pemprov jatim

Kinerja Polda Jatim Ungkap Narkoba di Tengah Pandemi Diapresiasi

👤RO/Micom 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 18:51 WIB
Banyaknya sabu yang disita dalam satu kasus ini menjadi rekor baru di jajaran Polda...
MI/John Lewar

Satu Makam PDP Covid-19 di Mabar Dibongkar, Jenazahnya Hilang

👤John Lewar 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 18:50 WIB
SATU kuburan jasad Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Mejerite, Desa Tanjung Boleng, berdekatan dengan Kampung Lancang, Kecamatan Komodo,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya