Jumat 08 Mei 2020, 12:44 WIB

​​​​​​​Kereta Barang India Tabrak Migran, 14 Orang Tewas

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
​​​​​​​Kereta Barang India Tabrak Migran, 14 Orang Tewas

AFP/NARINDER NANU
Pekerja migran dan keluarga dari Gonda di negara bagian Uttar Pradesh melambai dari jendela bus ketika mereka tiba di stasiun kereta api.

 

SEBUAH kereta api di India menabrak pekerja migran yang sedang tidur di lintasan, Jumat (8/5), menewaskan sedikitnya 14 orang dari mereka, yang tampaknya sedang dalam perjalanan ke desa asal mereka, kata Kementerian Kereta Api dan media.

Puluhan ribu orang berjalan pulang dari kota-kota besar India setelah kehilangan pekerjaan mereka kebijakan lockdown untuk membendung penyebaran virus korona baru sejak akhir Maret.

Masinis mencoba menghentikan kereta barang ketika dia melihat para pekerja di rel di negara bagian barat Maharashtra, kata Kementerian Kereta Api, menambahkan pihaknya telah memerintahkan penyelidikan.

"Saya baru saja mendengar berita sedih tentang buruh terlindas kereta, pekerjaan penyelamatan sedang berlangsung," kata Menteri Perkeretaapian Piyush Goyal di Twitter.

Baca juga: India Mulai Proses Repatriasi

Di bawah lockdown, semua angkutan umum telah ditangguhkan sehingga tidak sedikit para pekerja migran harus berjalan kaki jauh untuk bisa sampai ke kampung halaman.

Pemerintah telah memperpanjang lockdown sampai 17 Mei. (CNA/A-2)

 

 

Baca Juga

Olivier DOULIERY / AFP

Biden Sindir Trump dengan Sebutan 'Orang yang Sangat Tolol'

👤Antara 🕔Kamis 28 Mei 2020, 21:51 WIB
Joe Biden menyebut saingannya dari Partai Republik Donald Trump sebagai "orang yang sangat bodoh" karena tidak mengenakan masker...
Antara

Tiongkok Resmi Masukkan Hong Kong dalam UU Keamanan Nasional

👤Antara 🕔Kamis 28 Mei 2020, 20:52 WIB
Keputusan tersebut diambil setelah kerusuhan sosial berkepanjangan dan meningkatnya kekerasan di jalanan yang mengakibatkan Hong Kong...
AFP

Trump Ancam Tutup Media Sosial

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Kamis 28 Mei 2020, 19:53 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menutup platform media sosial, setelah Twitter menambahkan tautan cek fakta ke...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya