Jumat 08 Mei 2020, 07:58 WIB

Wall Street Menguat di Tengah Suramnya Data Pengangguran

Antara | Ekonomi
Wall Street Menguat di Tengah Suramnya Data Pengangguran

AFP
Saham-saham di Wall Street AS menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), investor mempertimbangkan laporan mingguan pengangguran

 

SAHAM-SAHAM di Wall Street AS menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ketika para investor mempertimbangkan laporan mingguan tentang klaim pengangguran Amerika Serikat yang baru dirilis

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 211,25 poin atau 0,89%, menjadi ditutup di 23.875,89 poin. Indeks S&P 500 meningkat 32,77 poin atau 1,15%, menjadi berakhir di 2.881,19 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 125,27 poin atau 1,41%, menjadi 8.979,66 poin.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 utama berakhir lebih tinggi, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing terangkat 2,47%n dan 2,22%, melampaui sektor lainnya. Namun, kebutuhan pokok konsumen dan perawatan kesehatan mengalami penurunan.

Pergerakan itu terjadi setelah lebih banyak data menunjukkan pandemi covid-19 terus mendatangkan malapetaka pada ekonomi AS.

Baca juga: Dolar Jatuh, Investor Ambil Untung Jelang Data Penggajian AS

Jutaan lebih banyak orang Amerika mencari tunjangan pengangguran pekan lalu, menunjukkan PHK meluas dari industri-industri yang menghadap konsumen hingga segmen ekonomi lainnya dan dapat tetap meningkat bahkan ketika banyak negara bagian AS mulai dibuka kembali.

Klaim pengangguran AS terus meningkat, meskipun pada kecepatan yang lebih lambat dengan 3,2 juta orang mencari tunjangan pengangguran untuk pekan yang berakhir 2 Mei, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (7/5). Angka terbaru mengangkat total menjadi sekitar 33 juta klaim sejak 21 Maret.

Investor juga mengukur kemungkinan menormalkan kegiatan ekonomi karena semakin banyak negara bagian AS berencana untuk mengendurkan kuncian yang disebabkan oleh virus korona.

"Bidang utama yang menarik akan dilihat apakah ada hot spot atau flare up setelah bisnis dibuka kembali," Kevin Matras,

seorang analis di Zacks Investment Research mengatakan dalam sebuah catatan pada Kamis (7/5). (A-2)

Baca Juga

Dok BNI

Ini Strategi BNI Hadapi New Normal

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 26 Mei 2020, 21:35 WIB
Covid-19 memang telah menjadi sebuah peluang dan tantangan baru. Keberadaannya mempercepat era Revolusi Industri...
DOK KEMENTAN

Petani Bandung Dilatih Kembangkan Pangan Lokal dari Daun Singkong

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Mei 2020, 19:41 WIB
P4S Sawargi, Kabupaten Bandung, tengah membina petani masyarakat dan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) mengembangkan pangan lokal dari...
Antara/Raisan Al Farisi

Industri Makanan Rajai Sektor Manufaktur

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 26 Mei 2020, 19:32 WIB
Data BKPM menunjukkan nilai investasi industri makanan dalam lima tahun terakhir mencapai Rp 293,2 triliun, atau dengan persentase...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya