Jumat 08 Mei 2020, 07:35 WIB

Transmisi Lokal Korona Meluas

MI | Nusantara
Transmisi Lokal Korona Meluas

MI/Dwi Apriani
Kasus Transmisi Lokal Covid-19 Kian Luas di Sumsel: Juru bicara gugus tugas penanganan covid-19 di Sumsel, Yusri.

 

KASUS transmisi lokal virus korona baru atau covid-19 terus meluas di sejumlah daerah. Antara lain di Sumatra Selatan (Sumsel) yang semula terjadi di Kota Palembang, Prabumulih, Ogan Komering Ulu, dan Lubuklinggau, kini transmisi lokal juga terjadi di Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir. Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, mengatakan saat ini di Sumsel sudah ada 210 kasus positif. "Pada 6 Mei kemarin ada 11 kasus positif baru sehingga total kasus positif di Sumsel ada 210. Dari 11 kasus baru, 7 di antaranya dari Palembang, 2 dari Ogan komering Ilir, dan 2 dari Ogan Ilir. Semuanya ialah penularan transmisi lokal," katanya, kemarin.

Hal serupa terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan, transmisi lokal terjadi di tiga daerah, yakni di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Barito Kuala. Penyebaran berdasarkan cluster di sejumlah daerah juga terus dipantau agar tidak makin menyebar.

Di Provinsi Bangka Belitung (Babel) cluster anak buah kapal (ABK) Pertamina mendominasi kasus positif covid-19. Dari 28 orang yang positif covid-19 di provinsi itu, sebanyak 15 di antara mereka ialah cluster ABK Pertamina. Ketua Sekretariat Pusdalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel Mikron Antariksa mengatakan, di provinsi itu ada empat cluster penyebaran covid-19, yaitu cluster Jakarta, Semarang, Ijtima Gowa, dan ABK Pertamina.

"Kami sudah melakukan pemetaan, ternyata ada empat cluster penyebaran covid-19 di Babel," katanya, kemarin. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo juga memberikan perhatian serius terhadap peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan, yang berasal dari berbagai daerah di Jateng dengan jumlah sekitar 1.500 orang sebab puluhan warga Jateng yang positif covid-19 merupakan peserta ijtima atau cluster Gowa.

"Saya minta untuk ke sekian kalinya kepada kawan-kawan yang menjadi peserta kegiatan keagamaan di Gowa untuk melaporkan ke petugas kesehatan atau aparat pemerintah terdekat," kata Ganjar. Peserta ijtima pada Maret lalu yang positif dan kini dirawat atau dikarantina di berbagai rumah sakit, antara lain di Kabupaten Brebes, Wonosobo, Pekalongan, Karanganyar, dan Grobogan. (RF/AS/DW/DY/AU/YH/HS/N-1)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Pekerja dari Luar Aceh Wajib Cek Kesehatan

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:56 WIB
Pemeriksaan untuk mendeteksi suhu badan menggunakan thermo scanner infra red itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Pidie melibatkan rumah...
MI/Rendy Ferdiansyah

Pengiriman Ular dan Kadal Terbang ke Yogyakarta Digagalkan

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:50 WIB
Paket tersebut dikemas dalam kardus. Di dalamnya ada tiga botol plastik berisi dua ekor ular jenis viper Tropidolaemus wagleri jantan dan...
ANTARA

Industri dan Pekerja Harus Terapkan New Normal di Tempat Kerja

👤Apul Iskandar 🕔Senin 01 Juni 2020, 08:56 WIB
Labor Institute Indonesia atau Institute Kebijakan Alternatif Ketenagakerjaan Indonesia mengimbau para pelaku industri untuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya