Jumat 08 Mei 2020, 06:11 WIB

Gerakan Menanam Digiatkan di Riau Antisipasi Kelangkaan Pangan

Antara | Nusantara
Gerakan Menanam Digiatkan di Riau Antisipasi Kelangkaan Pangan

ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
Seorang petani mengupas biji jagung di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau.

 

GUBERNUR Riau Syamsuar mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami tanaman kebutuhan pokok dan sayuran untuk mengantisipasi kelangkaan pangan di wilayah itu.

"Manfaatkanlah lahan yang ada, manfaatkan secara maksimal, lebih menyiapkan kemandirian pangan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan pangan di Riau," kata Syamsuar dalam keterangannya di Pekanbaru, Riau, Kamis (7/5).
  
Menurut Syamsuar, lahan kosong yang bisa dimanfaatkan seperti lahan di sekitar rumah atau lahan yang tidak terolah dengan baik agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menanam tanaman pangan dan sayur sayuran. Pemanfaatan lahan dengan baik ini sesuai arahan Presiden Jokowi kepada kepala daerah agar memperhatikan ketahanan pangan di setiap daerah  masing-masing.
  
Untuk mengimplementasikan arahan Presiden tersebut maka Pemprov Riau telah berkoordinasi dengan forum komunikasi perangkat daerah serta kepala daerah se-Riau untuk mempercepat pemanfaatan lahan tersebut. Untuk itu, ia berharap instruksi ini dapat dijalankan dengan baik agar Riau dapat mengantisipasi terjadinya kekurangan pangan.
  
"Mari manfaatkan lahan kosong dan tanami dengan aneka tanaman kebutuhan pokok dan sayuran," ujarnya.
  
Di samping itu, Pemprov Riau juga membuka kesempatan bagi masyarakat atau kelompok tani yang ingin bekerja sama dalam mengolah lahan kosong milik pemprov, agar segera berkoordinasi dengan dinas terkait.
  
"Kebijakan ini dibutuhkan terkait Riau dari dulu dipasok kebutuhan pangan dari daerah luar, dan jika dikaitkan dengan kondisi kini pandemi covid-19, otomatis daerah tetangga maupun negara tetangga pasti mendahulukan kebutuhan pangannya terlebih dahulu. Sementara itu saat ini beberapa daerah di Riau telah melakukan penanaman padi, namun belum mampu menutupi kebutuhan pasokan beras di Riau," ujarnya.

baca juga: Warga Mandalika Minta DPR RI Dorong ITDC Bayar Ganti Rugi
  
Padahal, masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk menanam kebutuhan pokok, tinggal bagaimana pengolahan lahan tersebut hingga berguna dan menghasilkan bagi Provinsi Riau kendati kini Kepulauan Meranti memiliki banyak sagu. Namun Riau belum bisa disebut mandiri pangan karena kebutuhan pangan di Riau utamanya adalah beras. Ia meminta semua masyarakat sadar akan kekurangan pangan di Riau dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan tersebut. Dan setiap daerah harus melakukan gerakan menanam tanaman pangan. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/Hijrah Ibrahim

Warga Malut Keluar Kota Wajib Rapid Test dan Bawa Surat Sehat

👤Hijrah Ibrahim 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:42 WIB
Warga Maluku Utara wajib melaksanakan rapid test dan membawa surat bukti sehat apabila akan keluar...
ANTARA FOTO/Gusti Tanati

Pemkot Jayapura Sambut Baik Kebijakan New Normal

👤Marcel Kelen 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:31 WIB
Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano menyebut, kebijakan New Normal sangat  akomodatif, aspiratif dan serta adaptif serta equal...
MI/RAMDANI

H+4 Lebaran, Penumpang di Bandara Kualanamu Mulai Ramai

👤Antara 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:19 WIB
Penumpang usai Lebaran tersebut, ada yang hendak kembali ke Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan daerah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya