Jumat 08 Mei 2020, 06:00 WIB

Anak-anak Diajak Mikir Covid-19 Lewat Kompetisi Doodle Art

Siswantini Suryandari | Humaniora
 Anak-anak Diajak Mikir Covid-19 Lewat Kompetisi Doodle Art

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Anak sedang ikut lomba menggambar (ilustrasi)

 

DI saat anak-anak sekolah belajar di rumah dan mulai jenuh, Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) mengajak anak-anak sekolah dasar untuk ikut kompetisi secara online bertajuk Doodle Art Science Contest yang ditujukan untuk anak kelas 4-6 SD bersama orangtuanya.

Direktur PP-IPTEK M Syachrial Annas mengatakan bahwa sejak adanya pandemi covid-19, anak-anak belajar di rumah dalam jangka waktu cukup lama. Mereka tidak bisa bermain dengan teman-temannya termasuk mendatangi tempat wisata favorit termasuk PP-IPTEK yang selalu jadi tempat tujuan anak-anak belajar sains dengan menyenangkan.

"Di rumah pun anak-anak tetap bisa berkompetisi. Maka kami nenggelar Doodle Art Science Contest dengan tema Me vs Covid 19. Bagaimana peserta menanggapi situasi pandemi covid-19 ini melalui gambar doodle," kata Syachrial dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5).

Doodle Art merupakan teknik membuat gambar dengan cara mencoret dan menggabungkan aneka pola gambar yang terlihat abstrak, namun terlihat unik dan menarik yang dikemas dengan nuansa sains. Sehingga menghasilkan satu kesatuan gambar. Syachrial menambahkan Doodle Art juga termasuk seni rupa dua dimensi dan termasuk seni desain grafis yang menarik. Ia mencontohkan  grafiti yang sering dilihat di pinggir jalan merupakan seni gambar doodle. Biasanya doodle dapat dibuat berdasarkan tema antara lain tema bunga, wajah, nama, hewan yang akan membentuk gambar unik.

Syachrial menambahkan PP-IPTEK berinisiatif mengadakan Doodle Art Science Contest secara online di tengah pandemi covid-19 dengan tujuan untuk memberi kesempatan generasi muda khususnya anak-anak dalam berimajinasi, mengasah kreativitas, dan menunjukkan ide-idenya dalam sebuah karya seni. Sekaligus agar anak mencintai sains dengan cara yang berbeda. 

"Selain itu, melalui kompetisi ini dapat mengisi waktu luang selama di rumah saja, membangun kerja sama dan kekompakan antara anak dan orang tua dalam menyelesaikan gambar. Anak membuat doodle, orang tua mendampingi dan mendokumentasikan saat anak menggambar," terangnya.

Kompetisi kali ini berbeda dari biasanya. Menurut Ka Sub Divisi Program, Putu Lia Suryaningsih, dalam lomba itu peserta membuat karya dari rumah dengan menyiapkan kertas apa saja berdasar putih yang bisa digunakan untuk menggambar dengan ukuran 210 x 297 mm atau seukuran kertas A4. Gambar diwarnai dengan pensil warna, crayon, spidol warna, cat air, atau cat minyak. Doodle buatan peserta diunggah sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan di akun instagram mereka dengan memberikan caption atau narasi yang menjelaskan maksud dari doodle yang dibuat. Dan memanfaatkan teknologi informasi media sosial untuk dipamerkan ke publik.

baca juga: Merdeka Belajar Jadi Spirit Bersama

"Selain itu untuk melihat orisinal karya doodle, peserta juga diminta untuk mengunggah proses pembuatan doodle dengan format video berdurasi minimal 30 detik di akun instagram mereka. Doodle yang diunggah harus menyebut dan tag instagram @ppiptek menggunakan hashtag #DoodleArtScienceContest #ppiptek #MevsCovid19 #KemristekBRIN," terangnya. 

Adapun juri yang menilai Doodle Art Science Contest dari Universitas Brawijaya, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), professional desainer grafis serta masyarakat. Pengiriman foto ke ke google form https://bit.ly/doodleartppiptek pada 9-15 Mei dan pada 16 Mei peserta mengunggah gambar dan video, Pengumuman pemenang pada 23 Mei melalui instagram PP-IPTEK. (OL-3)
 

Baca Juga

DOK MI

Sebagian Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Sore Ini

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 15:58 WIB
Adapun daerah-daerah yang dilanda hujan ialah di Jakarta Barat ada di Cengkareng, Grogol Petamburan, Kalideres, Tamansari,...
DOK AGP

Apresiasi Warga Peduli Covid-19,AGP Inisiasi Bukan Pahlawan Biasa

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 15:56 WIB
Program ini sebagai apresiasi kepada masyarakat biasa yang telah bekerja dan berkarya memberikan dampak nyata kepada masyarakat berupa...
MI/VICKY GUSTIAWAN

H+1 Lebaran, Pasien Sembuh Covid-19 di Wisma Altet Capai 1.936

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 15:28 WIB
Ada pengurangan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat satu hari usai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya