Jumat 08 Mei 2020, 00:30 WIB

Enam Jemaah Terinfeksi Korona, Masjid Ini Ngeyel Gelar Tarawih

Heru Susetyo | Nusantara
Enam Jemaah Terinfeksi Korona, Masjid Ini Ngeyel Gelar Tarawih

MI/ Heri Susetyo
Jamaah

 

ENAM jemaah sudah terinfeksi virus korona, tapi pengurus Masjid Al-Ikhlas di Perumahan Bluru Permai Desa Bluru Kidul Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo masih ngeyel menggelar salat tarawih berjemaah. 

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, jemaah yang mengikuti salat tarawih sudah berkurang ketimbang hari sebelumnya yakni sekitar 30 orang. 

Salat tarawih juga terlihat diatur berjarak satu meter dari jamaah lainnya. Di antara para jemaah juga ada sebagian yangmengenakan masker.

Turunnya jumlah jemaah yang ikut sholat tarawih ini diduga setelah melihat hasil rapid test yang diadakan pada Rabu malam (6/5). 

Saat dilakukan rapid test terhadap 123 jamaah, ada 6 jemaah yang reaktif atau diduga terpapar covid-19. 

Mereka yang positif ini empat laki-laki dan dua perempuan. Mereka saat ini menjalani swab test untuk memastikan akurasi apakah mereka benar-benar terpapar covid-19 atau tidak. 

Pihak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Sidoarjo seperti Camat, Kapolsek dan Danramil juga berada di lokasi masjid saat salat berlangsung Forkopimka Sidoarjo berusaha memberikan penjelasan kepada pihak takmir masjid agar ibadah salat tarawih ditiadakan sementara waktu.

"Terkait ini (masih ada salat tarawih) kami mau menyampaikan ke takmir masjid untuk menaati aturan yang sudah dikeluarkan soal PSBB ini. Di dalam pasal 11 itu kan sudah dikatakan bahwa kegiatan ibadahini untuk sementara dihentikan," kata Camat Sidoarjo Agustin Iriyani.

Seusai ibadah salat tarawih, pengurus masjid membagikan masker kepada para jamaah. Sementara Forkopimda yang mengadakan pertemuan dengan takmir masjid belum membawa hasil.

Jumlah pasien positif covid-19 di Sidoarjo sendiri terus bertambah setiap harinya. Saat ini sudah mencapai 152 orang dan 16 di antaranyameninggal dunia. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 214 orang dan18 di antaranya meninggal dunia. 

Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 832 orang dan dua meninggal dunia. (OL-8)

 

 

 

Baca Juga

Dok Pribadi

2 Beruang Madu Dievakuasi dari Pekarangan Warga di Dumai

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 04 Juni 2020, 16:01 WIB
Pembiusan pertama berhasil dilakukan terhadap anak beruang yang panik dan sempat sempat menaiki pohon...
Antara

Kapuas Gratiskan Biaya Rapid Test Bagi Sopir Angkutan Logistik

👤Sri Suryanti 🕔Kamis 04 Juni 2020, 15:05 WIB
PEMKAB Kapuas, Kalimantan Tengah menggratiskan biaya rapid test bagi sopir logistik yang masuk atau melintas...
ANT/Aji Styawan

Banjir Rob di Pantura Jawa hingga 6 Juni

👤Nurul Hidayah 🕔Kamis 04 Juni 2020, 14:50 WIB
POTENSI banjir akibat gelombang tinggi air laut saat ini mengintai pesisir pantai utara Jawa hingga 6 Juni mendatang. Masyarakat yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya