Kamis 07 Mei 2020, 23:32 WIB

Wabah covid-19, Pemerintah Tunda Pendaftaran Sekolah Kedinasan

M. Ilham RamadhanAvisena | Humaniora
Wabah covid-19, Pemerintah Tunda Pendaftaran Sekolah Kedinasan

Antara/Raisan Al Farisi
Momen pelantikan calon pamong praja lulusan Institut Pemerintahan Dalam negeri (IPDN)

 

MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengedarkan Surat Menteri PANRB B/435/M.SM.01.00/2020 yang berisikan untuk menunda pembukaan pendafataran sekolah kedinasan.

Pendaftaran yang sedianya akan dilaksanakan pada April 2020 rencananya akan diundur menjadi Juni 2020. Alasannya ialah menyesuaikan dengan kondisi pandemi covid-19 yang masih merebak.

Dari siaran pers yang diterima, Kamis (7/5), surat tersebut meminta Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai kementerian dan lembaga pengelola sekolah kedinasan untuk membuka pendaftaran sekolah kedinasan terkait.

Sedangkan Kementerian Keuangan yang mengelola Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN memutuskan untuk tidak membuka pendaftaran untuk tahun ajaran 2020. Hal ini sesuai dengan surat dari Kementerian Keuangan dengan nomor S-75.1/MK.1/2020 tertanggal 23 Maret 2020.

Adapun rencana jadwal pendaftaran dan seleksi akan dibagi menjadi empat tahap. Pertama, pengumuman pendaftaran direncanakan dimulai pada 1 Juni 2020 yang dilanjutkan dengan proses pendaftaran di portal SSCASN-BKN pada tanggal 8 hingga 23 Juni 2020.

Baca juga : Gara-gara Covid-19, STAN Tidak Menerima Mahasiswa Baru Tahun Ini

Tahap ketiga yakni pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dijadwalkan terlaksana pada rentang bulan Juli 2020. Seleksi terakhir, yakni pelaksanaan seleksi lanjutan untuk kemudian diatur oleh masing-masing kementerian dan lembaga pengelola sekolah kedinasan.

Pelaksanaan seluruh kegiatan pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan ini akan tetap memperhatikan perkembangan pandemi Covid-19. Sehingga, tahapan demi tahapan rangkaian ini diselenggarakan tetap dengan memperhatikan pedoman serta protokol pencegahan penyebaran covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Jadwal kegiatan sebagaimana dimaksud dapat dilakukan penyesuaian apabila terdapat perubahan kebijakan pemerintah tentang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia," demikian petikan surat yang bertanggal 6 Mei 2020 itu.

Disamping itu, rencana kegiatan perkuliahan juga diatur oleh setiap kementerian lembaga pengelola untuk mengatur rencana kegiatan perkuliahan dengan terus memperhatikan perkembangan pemberlakuan atau perubahan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

Dalam hal ini, kementerian dan lembaga pengelola sekolah kedinasan yang akan membuka pendaftaran tahun 2020 diminta untuk melaksanakan beberapa hal.

Pertama, penyiapan dokumen persyaratan pengumuman pendaftaran dan persiapan teknis portal resmi atau sistem pendaftaran terintegrasi bersama dengan BKN melalui SSCASN yang dilengkapi dengan Online Help Desk/Call Center.

Baca juga : Manajemen Sekolah Kunci Kesuksesan Belajar Jarak Jauh

Kedua, persiapan teknis penyelenggaraan SKD dan proses administrasi PNBP dengan BKN. Ketiga, persiapan pelaksanaan seleksi lanjutan dan hasil seleksi disampaikan kepada BKN.

Keempat, pengalokasian anggaran untuk proses pendaftaran, seleksi, dan kegiatan perkuliahan TA 2020 serta pelaksanakan proses pendaftaran, seleksi, dan kegiatan perkuliahan agar sesuai dengan Pedoman dan atau Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19. Yang terakhir, penyampaian kesiapan kegiatan kepada Kementerian PANRB sebelum pertengahan Mei 2020.

Dalam surat tersebut juga diberitahukan agar BKN segera melaksanakan persiapan teknis portal/sistem pendaftaran sekolah kedinasan (SSCASN) dan persiapan dokumen SOP tambahan serta koordinasi dengan panitia seleksi kementerian lembaga agar pelaksananaan SKD dan Seleksi Lanjutan sesuai dengan Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Selanjutnya, BKN bersama-sama dengan Kementerian PANRB melakukan koordinasi dengan BNPB terkait dengan kesiapan pelaksanaan seleksi sekolah kedinasan sesuai dengan Pedoman dan atau Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Adapun daftar sekolah kedinasan yang akan buka pendaftaran tahun ini bebrapa diantaranya ialah, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Politeknik Sekolah Sandi Negara, Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, Sekolah Tinggi Meteorologi-Klimatologi-Geofisika, dan 19 sekolah tinggi dibawah Kementerian Perhubungan. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA

Polio Bayangi 80 Juta Anak

👤MI 🕔Kamis 04 Juni 2020, 02:30 WIB
SEBANYAK 80 juta bayi berusia di bawah satu tahun di seluruh dunia termasuk Indonesia, dibayangi penyakit menular difteri,...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Orang Tua Tolak Sekolah saat Pandemi

👤Atiqah Ismah Winahyu 🕔Kamis 04 Juni 2020, 02:05 WIB
KEMBALI sekolah di era kenormalan baru ( new normal) bukanlah hal mudah karena mensyaratkan banyak...
Dok. Pribadi

Hadapi Pandemi, Beli dari Petani Lokal

👤MI 🕔Kamis 04 Juni 2020, 00:35 WIB
COVID-19 membuka tabir yang selama ini hanya remang. Isu kedaulatan dan ketahanan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya