Kamis 07 Mei 2020, 18:02 WIB

Viral Jasad ABK WNI Dilarung ke Laut, Begini Sikap Kemenlu

Nur Aivanni | Internasional
Viral Jasad ABK WNI Dilarung ke Laut, Begini Sikap Kemenlu

Antara/Wahyu Putro A
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

 

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri telah melakukan pembicaraan dengan Dubes Tiongkok di Jakarta untuk menyampaikan permasalahan mengenai ABK asal Indonesia yang bekerja di kapal Tiongkok. Ada tiga pesan utama yang disampaikan Kemlu kepada Dubes Tiongkok tersebut.

Pertama, terkait pelarungan atau penguburan di laut atas tiga ABK asal Indonesia.

"Pemerintah Indonesia kembali meminta klarifikasi dan mendapatkan informasi yang valid apakah penguburan tersebut sudah dilakukan sesuai standar ILO," katanya dalam press briefing secara virtual, Kamis (7/5).

Untuk diketahui, ILO Seafarer's Service Regulation telah mengatur prosedur pelarungan jenazah (burial at sea). Dalam ketentuan ILO disebutkan bahwa kapten kapal dapat memutuskan melarung jenazah dalam kondisi antara lain jenazah meninggal karena penyakit menular atau kapal tidak memiliki fasilitas menyimpan jenazah sehingga bisa berdampak pada kesehatan di atas kapal.

Baca juga : Menlu: Ada 46 ABK WNI yang Bekerja di Kapal Tiongkok

Kedua, pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan atas kondisi kehidupan di kapal yang tidak sesuai dan dicurigai telah menyebabkan kematian empat ABK Indonesia yang mana tiga ABK meninggal di laut dan satu meninggal di RS di Busan, Korea Selatan

Ketiga, meminta dukungan pemerintah Tiongkok untuk membantu pemenuhan tanggung jawab perusahaan atas hak para awak kapal Indonesia termasuk pembayaran gaji yang belum dibayarkan dan juga kondisi kerja yang aman.

Adapun terhadap tiga hal tersebut, Dubes RRT mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah Tiongkok. Selain itu, ia menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam kepada keluarga ABK asal Indonesia yang telah meninggal dunia.

Dubes Tiongkok juga menyampaikan bahwa pemerintah RRT akan memastikan agar perusahaan RRT memiliki tanggung jawab untuk mematuhi hukum yang berlaku dan kontrak yang telah disepakati. (OL-7)

Baca Juga

AFP

Autopsi Sebut Floyd Tewas Dibunuh

👤MI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 00:55 WIB
DUA dokter yang melakukan autopsi independen atas kematian George Floyd mengatakan pria tersebut meninggal karena sesak...
AFP

Amerika Latin Kewalahan Tangani Covid-19

👤MI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 00:35 WIB
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) membahas sistem perawatan kesehatan di seluruh Amerika Latin berisiko akibat virus korona...
AFP/Lakruwan Wanniarachchi

Korsel Ingin Uji Coba Pengobatan Covid-19 di Eropa

👤Antara 🕔Rabu 03 Juni 2020, 00:12 WIB
Produsen obat di seluruh dunia sedang berlomba mengembangkan pengobatan untuk penyakit seperti flu yang disebabkan oleh virus korona jenis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya