Kamis 07 Mei 2020, 16:50 WIB

Saat Pandemi Covid-19, Harga Bapok di Pangkalpinang Justru Stabil

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Saat Pandemi Covid-19, Harga Bapok di Pangkalpinang Justru Stabil

Antara/Asep Fathulrahman
Bawang merah di pasar induk Rau Serang

 

Harga bahan pokok (bapok) di pasar pembangunan Pangkalpinang tetap stabil dan tidak terpengaruh pandemi covid-19. Namun, daya beli masyarakat justru menurun.

Lukman, pedagang di pasar Pembangunan Pangkalpinang mengatakan harga bapok seperti cabai rawit, bawang merah, dan cabai keriting masih stabil. Namun sayangnya pembeli menurun.

"Kalau harga stabil ya dan biasanya di bulan puasa begini setiap hari ramai pembeli, tapi di tengah pandemi covid-19 saat ini menurun," kata Roy. Kamis (7/5).

Ia menyebutkan untuk harga cabai keriting Rp10 ribu sampai Rp12 ribu per kilogram kalau di karung. "Kalau untuk makan atau bukan untuk jualan harganya Rp15 ribu sampai Rp18 Ribu per kilo. Cabai kecil karungan per kilo Rp20 ribu. Eceran Rp25 ribu," jelas Lukman.

Harga bawang merah eceran, lanjutnya, Rp48 ribu, tapi per karung Rp42 ribu. "Bawang putih Rp28 ribu per karung dan eceran Rp35 ribu," tambahnya.

Baca juga: DMKG Salurkan Bantuan di Yogyakarta Melalui Jaringan Gusdurian

Dia berharap mudah-mudahan permasalahan covid-19 cepat hilang dan aktivitas pasar berjalan seperti biasa.

Sulaiman, pedagang di pasar Atrium Jl Trem Kota Pangkalpinang juga menyebutkan harga cabai lokal dan bawang stabil.

"Cabai lokal yang keriting Rp15.000 per kilo, cabai kecil (rawit) Rp25.000 per kilonya, sedangkan harga bawang merah Rp38.000, bawang putih Rp32.000," kata Sulaiman.

Ia mengaku stok barang yang ada di distributor banyak. "Permasalahannya saat ini adalah daya beli masyarakat menurun," tandasnya. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA

Surabaya dalam Bahaya Korona

👤Faishol Taselan 🕔Jumat 29 Mei 2020, 01:15 WIB
TINGKAT penularan virus korona baru atau covid-19 di Kota Surabaya, Jawa...
ANTARA

PSBB tak Diperpanjang, 117 Tempat Wisata di Riau Siap Buka Lagi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Mei 2020, 23:33 WIB
Gubernur Riau Syamsuar di Pekanbaru menyatakan rencana membuka kembali objek wisata setelah memastikan bahwa Pembatasan Sosial...
Antara

Palembang, Tertinggi Kasus DBD dan Covid-19 di Sumsel

👤Antara 🕔Kamis 28 Mei 2020, 21:33 WIB
Tercatat  360 kasus DBD selama periode Januari - 26 Mei 2020 dan  539 kasus selama periode 24 Maret - 28 Mei 2020 di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya